Rudal Iran Dicegat, Harga Minyak Anjlok 7% dalam Sehari

Kamis, 03 Juli 2025 - 09:15 WIB
loading...
A A A
"Jika serangan dari AS dan Israel telah mereda dan balasan dari Iran terbatas, maka ini akan menjadi angin segar bagi pasar," kata analis militer sekaligus pensiunan Kolonel AU AS Cedric Leighton. Menurut dia, berakhirnya siklus serangan dan pembalasan dapat menurunkan ketegangan global dan membantu stabilisasi pasar energi.

Baca Juga: Iran Segera Memiliki Bom Nuklir, Israel Desak China untuk Menekan Iran

Namun demikian, risiko masih mengintai. Jika konflik kembali meningkat, gangguan terhadap pasokan minyak global tidak bisa dihindari. Hal ini berpotensi memicu inflasi dan memperbesar risiko resesi, terutama di negara-negara importir energi seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Di pasar energi, para trader masih menanti bukti nyata terjadinya gangguan pasokan. "Pasar telah terlalu sering bereaksi terhadap alarm palsu seputar gangguan geopolitik," ujar Bob McNally, Presiden Rapidan Energy Group. Ia menambahkan, lonjakan harga baru hanya mungkin terjadi jika ada gangguan signifikan terhadap aliran energi di kawasan Teluk.

Menteri Energi AS, Chris Wright, mengaku terkejut atas penurunan harga minyak yang drastis, meskipun sudah mengantisipasi fluktuasi karena konflik. Sementara itu, aset safe haven seperti emas hanya naik 0,2 persen ke USD3.390 per troy ons. Imbal hasil obligasi juga turun tipis, menandakan sikap hati-hati investor.

Nilai tukar dolar AS melemah 0,3% pada akhir perdagangan hari itu. Meski tekanan harga minyak mereda, situasi geopolitik tetap rapuh. Jalur strategis Selat Hormuz, yang menjadi jalur transit sekitar 20% pasokan minyak dunia tetap rawan terhadap potensi blokade atau gangguan militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Dulu Diperebutkan hingga...
Dulu Diperebutkan hingga Rp1,6 Juta per Barel, Kini Minyak Dunia Malah Mencari Pembeli
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Rekomendasi
Menginap di Hotel Ini...
Menginap di Hotel Ini Dapat Bonus Spa hingga Merchandise Eksklusif
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Apakah AI Cukup Cerdas...
Apakah AI Cukup Cerdas Menjadi Wasit Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved