LPS Alami 2,5 Miliar Serangan Siber dalam Dua Pekan Terakhir, Apa Motifnya?

Jum'at, 04 Juli 2025 - 19:34 WIB
loading...
LPS Alami 2,5 Miliar...
Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap, bahwa institusinya mengalami lebih dari 2,5 miliar serangan siber dalam dua minggu terakhir. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) , Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap, bahwa institusinya mengalami lebih dari 2,5 miliar serangan siber dalam dua minggu terakhir. Ia juga menyinggung kemungkinan motif di balik serangan tersebut, salah satunya adalah pembukaan pendaftaran Calon Ketua dan Anggota DK LPS yang baru.

“Dalam dua minggu terakhir itu, 2 miliar setengah lebih serangan ke LPS. Jadi saya bingung, mau ngapain nyerang LPS? Maksudnya kalau nyerang kan BI lebih populer,” ujar Purbaya dalam Temu Media di kantornya, Jumat (4/7/2025).

Menurutnya, sejumlah pihak menduga serangan itu berkaitan dengan proses pemilihan Ketua Dewan Komisioner LPS yang saat ini tengah berlangsung. “Kalau nyerang kita, untungnya apa? Teman-teman bikin gini, 'pasti Pak, ada hubungannya dengan pembukaan pemilihan ketua Dewan Komisioner LPS',” ungkap Purbaya.

Baca Juga: Suku Bunga Penjaminan Dipangkas Jadi 4%, Begini Penjelasan LPS

Ia menyadari, bahwa serangan semacam itu bisa dimanfaatkan untuk mendiskreditkan kepemimpinannya. “Kalau bener, pasti bapak dibilang, nggak becus urus IT LPS,” ucapnya menirukan spekulasi yang beredar.

Menanggapi ancaman yang terus meningkat, LPS menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan siber melalui peningkatan sistem teknologi dan informasi. Langkah ini sejalan dengan peran strategis LPS dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan menjamin dana simpanan masyarakat di perbankan.

“LPS terus berupaya meningkatkan kesadaran terhadap berbagai ancaman yang ada untuk dapat senantiasa menjalankan tugas dan fungsi dengan baik. Tidak kalah penting, hal ini juga demi menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan,” tutur Purbaya.

Baca Juga: Bank Bangkrut di Indonesia Tambah Banyak, Cek 21 Daftar Terbaru

Serangan siber saat ini tak hanya menjadi isu teknis, tetapi juga telah berkembang menjadi risiko strategis yang dapat memengaruhi operasional, reputasi, hingga stabilitas ekonomi secara nasional dan global. Melalui penguatan sistem dan kewaspadaan yang berkelanjutan, LPS berharap dapat memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa dana mereka tetap aman disimpan di perbankan nasional.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Rekomendasi
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Berita Terkini
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Infografis
Kerusuhan Terburuk di...
Kerusuhan Terburuk di Inggris dalam 13 Tahun Terakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved