Cadangan Internasional Rusia Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Rp11.137 Triliun

Selasa, 08 Juli 2025 - 09:47 WIB
loading...
A A A
Sekitar setengah dari cadangan internasional Rusia, atau lebih dari USD300 miliar dibekukan oleh Barat pada awal 2022 setelah eskalasi konflik Ukraina. Bank Rusia tidak mengungkapkan rincian lengkap tentang apa saja yang dibekukan.

Sekitar dua pertiga dari dana yang dibekukan dipegang oleh lembaga kliring Euroclear yang berbasis di Brussels dan telah menghasilkan miliaran euro dari bunga aset tersebut. Beberapa negara Barat bahkan telah mendesak untuk penyitaan total atas dana tersebut.

Namun masalah hukum dan politik, termasuk isu imunitas kedaulatan, sejauh ini menghambat langkah AS dan sekutunya untuk mencaplok aset Rusia. Namun para pemimpin Uni Eropa (UE) memberi lampu hijau untuk menggunakan hasil dari aset yang dibekukan dalam mendukung Ukraina.

Tahun lalu, Euroclear mentransfer USD1,7 miliar dari pendapatan bunga untuk mendukung pinjaman G7 sebesar USD50 miliar kepada Ukraina. Komisi Eropa sejak itu telah mencairkan 7 miliar euro dari bagian 18,1 miliar euro miliknya dari pinjaman tersebut, yang akan dibayar kembali dengan hasil dari aset Rusia yang dibekukan.

Brussel juga dilaporkan sedang menjajaki opsi menginvestasikan aset yang dibekukan dalam instrumen yang memberikan hasil lebih tinggi. Menurut laporan Politico bulan lalu, pejabat UE yang tidak disebutkan namanya mengatakan, bahwa blok tersebut mempertimbangkan untuk membuat dana yang dikelola oleh UE untuk meningkatkan pengembalian tanpa secara langsung menyita pokok aset, sebuah ide yang ditentang oleh Jerman dan Italia karena risiko hukum dan finansial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Rekomendasi
10 Klub Sepak Bola Inggris...
10 Klub Sepak Bola Inggris dengan Suporter Paling Problematik
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
Elon Musk Sebut Zelensky...
Elon Musk Sebut Zelensky Juara Perampokan Uang AS Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved