Cara Shell Indonesia Wujudkan Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan, Adaptif, dan Tangguh
Selasa, 08 Juli 2025 - 13:11 WIB
loading...
Shell Indonesia menyelenggarakan forum untuk para eksekutif bertajuk Sustainable Success: Balancing Growth and Agility. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Shell Indonesia menyelenggarakan forum untuk para eksekutif bertajuk Sustainable Success : Balancing Growth and Agility, pada 26 Juni 2025 di Jakarta, dengan menghadirkan Gita Wirjawan, mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia yang kini dikenal sebagai pembawa acara siniar atau podcast Endgame; Phillia Wibowo, Partner & Leader of People & Organizational Performance Practice Southeast Asia, McKinsey & Company; dan Andri Pratiwa, Managing Director Lubricants, Shell Indonesia.
Forum ini menyoroti tantangan dan peluang dalam mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian dinamika global. Selain itu juga mengulas peta jalan (roadmap) strategis menuju Indonesia Emas 2045 yang menempatkan peningkatan produktivitas nasional sebagai dasar fundamental dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi.
Baca Juga: Seluruh SPBU Shell di Indonesia Dijual, Apa Sebabnya?
Untuk mencapai visi tersebut, Indonesia perlu mendorong transformasi struktural yang terarah melalui pertumbuhan jumlah perusahaan produktif berskala menengah dan besar, penguatan kapabilitas sumber daya manusia, serta percepatan investasi jangka panjang di bidang infrastruktur dan teknologi. Seluruh upaya ini sejalan dengan semangat enterprising Indonesia, yang mendorong terbentuknya ekosistem bisnis yang adaptif, kolaboratif, dan tangguh dalam menghadapi dinamika global.
Partner & Leader of People & Organizational Performance Practice Southeast Asia, McKinsey & Company, Phillia Wibowo menegaskan, bahwa visi tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh pemangku kepentingan mengakselerasi penciptaan nilai tambah.
“Mewujudkan Indonesia sebagai negara maju menuntut lebih dari sekadar pertumbuhan ekonomi. Diperlukan transformasi menyeluruh yang mencakup penguatan struktur bisnis nasional, perluasan perusahaan yang produktif, serta peningkatan nilai tambah per tenaga kerja. Semua ini hanya dapat tercapai apabila kita secara bersamaan membangun lima bentuk modal, yaitu finansial, manusia, institusional, infrastruktur, dan semangat kewirausahaan (financial, human, institutional, infrastructural, and entrepreneurial capital).”
Gita Wirjawan, yang juga merupakan pengusaha dan pemandu acara podcast Endgame menambahkan, bahwa keterbukaan terhadap ide dan kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam mewujudkan visi Indonesia menuju 2045. “Inovasi memerlukan keterbukaan baik terhadap teknologi, gagasan lintas sektor, maupun perspektif global. Dalam konteks geopolitik yang semakin kompleks, bangsa yang mampu membangun resiliensi melalui tata kelola yang adaptif dan investasi pada kualitas sumber daya manusia akan lebih siap menangkap peluang di tengah krisis.”
Forum ini menyoroti tantangan dan peluang dalam mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian dinamika global. Selain itu juga mengulas peta jalan (roadmap) strategis menuju Indonesia Emas 2045 yang menempatkan peningkatan produktivitas nasional sebagai dasar fundamental dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara berpendapatan tinggi.
Baca Juga: Seluruh SPBU Shell di Indonesia Dijual, Apa Sebabnya?
Untuk mencapai visi tersebut, Indonesia perlu mendorong transformasi struktural yang terarah melalui pertumbuhan jumlah perusahaan produktif berskala menengah dan besar, penguatan kapabilitas sumber daya manusia, serta percepatan investasi jangka panjang di bidang infrastruktur dan teknologi. Seluruh upaya ini sejalan dengan semangat enterprising Indonesia, yang mendorong terbentuknya ekosistem bisnis yang adaptif, kolaboratif, dan tangguh dalam menghadapi dinamika global.
Partner & Leader of People & Organizational Performance Practice Southeast Asia, McKinsey & Company, Phillia Wibowo menegaskan, bahwa visi tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh pemangku kepentingan mengakselerasi penciptaan nilai tambah.
“Mewujudkan Indonesia sebagai negara maju menuntut lebih dari sekadar pertumbuhan ekonomi. Diperlukan transformasi menyeluruh yang mencakup penguatan struktur bisnis nasional, perluasan perusahaan yang produktif, serta peningkatan nilai tambah per tenaga kerja. Semua ini hanya dapat tercapai apabila kita secara bersamaan membangun lima bentuk modal, yaitu finansial, manusia, institusional, infrastruktur, dan semangat kewirausahaan (financial, human, institutional, infrastructural, and entrepreneurial capital).”
Gita Wirjawan, yang juga merupakan pengusaha dan pemandu acara podcast Endgame menambahkan, bahwa keterbukaan terhadap ide dan kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam mewujudkan visi Indonesia menuju 2045. “Inovasi memerlukan keterbukaan baik terhadap teknologi, gagasan lintas sektor, maupun perspektif global. Dalam konteks geopolitik yang semakin kompleks, bangsa yang mampu membangun resiliensi melalui tata kelola yang adaptif dan investasi pada kualitas sumber daya manusia akan lebih siap menangkap peluang di tengah krisis.”
Lihat Juga :