Nilai Dagang China-BRICS Tembus Rp10.489 Triliun, Indonesia dan Brasil Jadi Mitra Strategis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 07:35 WIB
loading...
Nilai Dagang China-BRICS...
Nilai perdagangan antara China dan negara-negara anggota BRICS terus mengalami peningkatan. FOTO/Euro Prospect
A A A
JAKARTA - Nilai perdagangan antara China dan negara-negara anggota BRICS menembus angka USD646,8 miliar atau setara Rp10.489 triliun dalam tiga kuartal pertama tahun 2024. Angka tersebut mencatat pertumbuhan 5,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kementerian Luar Negeri China dalam pernyataannya menyebut, peningkatan nilai perdagangan ini mencerminkan kemajuan signifikan dalam kerja sama ekonomi antara China dan mitra-mitra BRICS, yakni Brasil, Rusia, India, dan Afrika Selatan.

Baca Juga: Rusia Tegaskan BRICS Bukan Musuh Amerika

Dikutip dari TV BRICS, China secara aktif mendorong pembangunan berkelanjutan dan integrasi ekonomi kawasan Global South melalui penguatan hubungan dagang dan investasi. Sejumlah inisiatif tingkat tinggi diluncurkan untuk memperluas kolaborasi industri, termasuk proyek strategis bersama Brasil dan Indonesia.

Salah satu kolaborasi yang menonjol adalah pembangunan pusat dukungan bagi petani kopi di Brasil, di mana keahlian teknis China diterapkan untuk memperkuat kontrol kualitas dari proses budidaya hingga produk akhir. Proyek ini diluncurkan bersamaan dengan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Rio de Janeiro.

Data dari Dewan Eksportir Kopi Brasil menunjukkan bahwa ekspor kopi Brasil ke China melonjak 186,1 persen pada periode 2023–2024. Ini merupakan laju pertumbuhan tertinggi dibandingkan negara pengimpor lainnya. Secara keseluruhan, ekspor kopi Brasil juga mencatat rekor kenaikan 32,7 persen dari tahun sebelumnya.

Hubungan erat kedua negara semakin diperkuat oleh kunjungan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva ke China pada Mei 2025. Dalam kunjungan tersebut, kedua negara menandatangani 20 dokumen kerja sama di berbagai sektor strategis, termasuk ekonomi digital, keuangan, pertanian, riset ilmiah, dan media.

Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative/BRI) yang diusung China untuk menciptakan kemitraan global yang inklusif dan berkelanjutan, terutama di antara negara-negara BRICS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Rekomendasi
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved