AS dan India Lanjutkan Negosiasi, Targetkan Tarif di Bawah 20%
Minggu, 13 Juli 2025 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Dengan kesepakatan ini, India akan menjadi salah satu sedikit negara yang berhasil menekan pemerintahan Trump untuk memberikan keringanan tarif. Sejauh ini, hanya Inggris dan Vietnam yang disebut secara resmi oleh Trump telah memiliki perjanjian dagang dengan AS.
Di kawasan Asia, kebijakan tarif AS sangat bervariasi. Vietnam dan Filipina dikenakan tarif 20%, sementara Laos dan Myanmar harus menghadapi tarif lebih tinggi hingga 40%.
Baca Juga: Perang Dagang Makin Sengit, Trump Siapkan Tarif Impor 30% untuk Eropa dan Meksiko
India termasuk negara pertama yang aktif mendekati Washington untuk membahas kerja sama dagang sejak awal tahun ini. Meski Presiden Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan India "hampir final", ancaman tarif tambahan masih mengemuka terutama menyusul posisi India dalam kelompok BRICS.
Sebuah delegasi tinggi India diproyeksikan segera berangkat ke Washington guna melanjutkan pembicaraan. Sumber Bloomberg menyebut, India telah menyodorkan penawaran terbaiknya dengan batasan jelas pada isu-isu yang tidak dapat dikompromikan.
India Incar Posisi Lebih Unggul dari Vietnam
Kebijakan tarif impor Presiden Donald Trump memang beragam. Sejumlah negara, termasuk beberapa negara Asia, dikenakan tarif hingga 50% menjelang batas waktu 1 Agustus 2024. Namun, India berambisi mendapatkan perlakuan lebih baik daripada Vietnam, yang sebelumnya menyepakati tarif 20% tetapi kini berusaha menegosiasikan penurunan.Di kawasan Asia, kebijakan tarif AS sangat bervariasi. Vietnam dan Filipina dikenakan tarif 20%, sementara Laos dan Myanmar harus menghadapi tarif lebih tinggi hingga 40%.
Baca Juga: Perang Dagang Makin Sengit, Trump Siapkan Tarif Impor 30% untuk Eropa dan Meksiko
India termasuk negara pertama yang aktif mendekati Washington untuk membahas kerja sama dagang sejak awal tahun ini. Meski Presiden Trump menyatakan bahwa kesepakatan dengan India "hampir final", ancaman tarif tambahan masih mengemuka terutama menyusul posisi India dalam kelompok BRICS.
Sebuah delegasi tinggi India diproyeksikan segera berangkat ke Washington guna melanjutkan pembicaraan. Sumber Bloomberg menyebut, India telah menyodorkan penawaran terbaiknya dengan batasan jelas pada isu-isu yang tidak dapat dikompromikan.
Lihat Juga :