Lampaui Target, Ekonomi China Melesat Tumbuh 5,2% di Kuartal II-2025
Selasa, 15 Juli 2025 - 12:06 WIB
loading...
A
A
A
Investasi aset tetap hanya naik 2,8% selama paruh pertama tahun ini, lebih rendah dari perkiraan dalam survei Reuters yang memperkirakan kenaikan 3,6%. Penurunan investasi di sektor properti semakin dalam, turun 11,2% sepanjang semester pertama, dibandingkan penurunan 10,7% pada lima bulan pertama. Investasi di sektor infrastruktur dan manufaktur juga menunjukkan perlambatan.
Tingkat pengangguran di wilayah perkotaan tetap stabil di angka 5% pada Juni, setelah sebelumnya sempat mencapai titik tertinggi dalam dua tahun terakhir sebesar 5,4 persen pada bulan Februari.
"Meski pertumbuhan kemungkinan akan melambat pada paruh kedua tahun ini, target pemerintah sebesar 5% masih dapat tercapai," ujar Tianchen Xu, ekonom senior di Economist Intelligence Unit, seperti dikutip dari CNBC, Selasa (15/7).
Baca Juga: China Satset Cari Pasar Baru, Surplus Perdagangan Melesat Tembus Rp1.868 Triliun
Xu memperkirakan, pemerintah tidak akan mengumumkan stimulus tambahan dalam pertemuan Politbiro Partai Komunis akhir Juli ini. Menurut dia, Beijing bisa menunda peluncuran stimulus besar hingga September untuk memberikan dorongan terakhir jika momentum pertumbuhan mulai melemah.
Tingkat pengangguran di wilayah perkotaan tetap stabil di angka 5% pada Juni, setelah sebelumnya sempat mencapai titik tertinggi dalam dua tahun terakhir sebesar 5,4 persen pada bulan Februari.
"Meski pertumbuhan kemungkinan akan melambat pada paruh kedua tahun ini, target pemerintah sebesar 5% masih dapat tercapai," ujar Tianchen Xu, ekonom senior di Economist Intelligence Unit, seperti dikutip dari CNBC, Selasa (15/7).
Baca Juga: China Satset Cari Pasar Baru, Surplus Perdagangan Melesat Tembus Rp1.868 Triliun
Xu memperkirakan, pemerintah tidak akan mengumumkan stimulus tambahan dalam pertemuan Politbiro Partai Komunis akhir Juli ini. Menurut dia, Beijing bisa menunda peluncuran stimulus besar hingga September untuk memberikan dorongan terakhir jika momentum pertumbuhan mulai melemah.
Lihat Juga :