Naik 37%, Jasindo Catatkan Pendapatan Premi Rp2,43 Triliun
Selasa, 15 Juli 2025 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Lonjakan tersebut ditopang oleh peningkatan premi hampir di seluruh lini bisnis utama. Produk asuransi rekayasa (engineering) mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 301,57% year-on-year (YoY) menjadi Rp216,76 miliar, dari sebelumnya Rp53,98 miliar pada Juni 2024.
Pertumbuhan signifikan juga tercatat pada lini Personal Accident yang melonjak 77,16 persen menjadi Rp1,51 miliar. Sementara itu, lini Cargo naik 38,74 persen menjadi Rp34,43 miliar dan lini Property tumbuh 23,67% menjadi Rp549,35 miliar.
Kinerja lini bisnis Energy turut mengalami peningkatan. Segmen Offshore naik 7,95 persen menjadi Rp409,13 miliar, sedangkan Onshore meningkat 19,90% menjadi Rp86,02 miliar. Adapun lini Liability atau tanggung gugat mencatat pertumbuhan tipis sebesar 0,69%.
Jasindo juga mencatat peningkatan hasil underwriting sebesar 20,02% menjadi Rp252,03 miliar. Di sisi lain, hasil investasi perusahaan naik tipis 2,75 persen secara tahunan menjadi Rp132,45 miliar.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Pendapatan Bea Cukai AS Tembus Rp1.621 Triliun Imbas Kebijakan Tarif Trump
Pertumbuhan signifikan juga tercatat pada lini Personal Accident yang melonjak 77,16 persen menjadi Rp1,51 miliar. Sementara itu, lini Cargo naik 38,74 persen menjadi Rp34,43 miliar dan lini Property tumbuh 23,67% menjadi Rp549,35 miliar.
Kinerja lini bisnis Energy turut mengalami peningkatan. Segmen Offshore naik 7,95 persen menjadi Rp409,13 miliar, sedangkan Onshore meningkat 19,90% menjadi Rp86,02 miliar. Adapun lini Liability atau tanggung gugat mencatat pertumbuhan tipis sebesar 0,69%.
Jasindo juga mencatat peningkatan hasil underwriting sebesar 20,02% menjadi Rp252,03 miliar. Di sisi lain, hasil investasi perusahaan naik tipis 2,75 persen secara tahunan menjadi Rp132,45 miliar.
Baca Juga: Pertama Kalinya, Pendapatan Bea Cukai AS Tembus Rp1.621 Triliun Imbas Kebijakan Tarif Trump
Lihat Juga :