Trump Resmi Kenakan Tarif Impor Indonesia 19%, Ini Imbalan yang Diberikan ke AS
Rabu, 16 Juli 2025 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, menegaskan, tidak ada tarif bagi Indonesia, sementara mereka akan membayar tarif di AS. "Kami membalik ketimpangan itu," katanya dalam wawancara dengan CNBC.
Trump juga menyebutkan India sedang dalam proses menyelesaikan kesepakatan dagang serupa. Sebelumnya, AS memberlakukan tarif 32% terhadap barang-barang dari India, yang kemudian diturunkan menjadi tarif minimum 10% hingga 1 Agustus mendatang.
Dalam unggahannya di Truth Social, Trump menulis, "Kesepakatan hebat untuk semua pihak baru saja disepakati dengan Indonesia. Saya langsung bernegosiasi dengan Presiden mereka yang sangat dihormati. RINCIAN MENYUSUL!!!"
Pengumuman ini menjadi kesepakatan dagang keempat yang dilakukan Trump dalam tiga bulan terakhir. Meskipun Trump menjanjikan puluhan kesepakatan dengan mitra dagang AS, realisasinya masih terbatas. Salah satu kesepakatan yang diumumkan sebelumnya adalah dengan Vietnam, namun hingga kini belum ada rincian lebih lanjut dari pemerintah AS.
Kebijakan dagang Trump yang sering berubah telah menciptakan ketidakpastian bagi pelaku usaha. Banyak perusahaan khawatir bahwa pesanan baru dari luar negeri dapat dikenakan tarif tinggi sewaktu-waktu, mengingat Trump memiliki kewenangan untuk mengubah tarif secara sepihak.
Trump juga menyebutkan India sedang dalam proses menyelesaikan kesepakatan dagang serupa. Sebelumnya, AS memberlakukan tarif 32% terhadap barang-barang dari India, yang kemudian diturunkan menjadi tarif minimum 10% hingga 1 Agustus mendatang.
Dalam unggahannya di Truth Social, Trump menulis, "Kesepakatan hebat untuk semua pihak baru saja disepakati dengan Indonesia. Saya langsung bernegosiasi dengan Presiden mereka yang sangat dihormati. RINCIAN MENYUSUL!!!"
Pengumuman ini menjadi kesepakatan dagang keempat yang dilakukan Trump dalam tiga bulan terakhir. Meskipun Trump menjanjikan puluhan kesepakatan dengan mitra dagang AS, realisasinya masih terbatas. Salah satu kesepakatan yang diumumkan sebelumnya adalah dengan Vietnam, namun hingga kini belum ada rincian lebih lanjut dari pemerintah AS.
Kebijakan dagang Trump yang sering berubah telah menciptakan ketidakpastian bagi pelaku usaha. Banyak perusahaan khawatir bahwa pesanan baru dari luar negeri dapat dikenakan tarif tinggi sewaktu-waktu, mengingat Trump memiliki kewenangan untuk mengubah tarif secara sepihak.
Lihat Juga :