DGWG Resmikan Pabrik Karbamasi di Kawasan Industri Modern Cikande
Rabu, 16 Juli 2025 - 18:26 WIB
loading...
A
A
A
Peresmian pabrik ini menandai dimulainya kegiatan usaha baru DGWG di bidang industri bahan aktif agrokimia, khususnya karbamat. Aktivasi bisnis ini telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 23 Juni 2025.
Baca Juga: Honda Merevisi Rencana Pengembangan Pabrik Mobil Hidrogen di Jepang
Berdasarkan kajian bisnis, potensi pasar industri bahan aktif pestisida di Indonesia sangat prospektif. Konsumsi pestisida nasional mencapai Rp16,4 triliun dan diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 10%, mencapai Rp25,4 triliun pada 2028. Data ini menjadi landasan penting bagi DGWG untuk melakukan ekspansi ke sektor manufaktur pestisida hulu.
"Pendirian pabrik ini juga merupakan dukungan sektor swasta terhadap program ketahanan pangan nasional. Dengan kemampuan memproduksi bahan baku sendiri, DGWG dapat mengurangi ketergantungan pada rantai pasok luar negeri, yang berdampak pada kestabilan harga dan ketersediaan produk berkualitas untuk petani," jelas Yody Suganda, Direktur DGWG Group.
Baca Juga: Honda Merevisi Rencana Pengembangan Pabrik Mobil Hidrogen di Jepang
Berdasarkan kajian bisnis, potensi pasar industri bahan aktif pestisida di Indonesia sangat prospektif. Konsumsi pestisida nasional mencapai Rp16,4 triliun dan diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 10%, mencapai Rp25,4 triliun pada 2028. Data ini menjadi landasan penting bagi DGWG untuk melakukan ekspansi ke sektor manufaktur pestisida hulu.
"Pendirian pabrik ini juga merupakan dukungan sektor swasta terhadap program ketahanan pangan nasional. Dengan kemampuan memproduksi bahan baku sendiri, DGWG dapat mengurangi ketergantungan pada rantai pasok luar negeri, yang berdampak pada kestabilan harga dan ketersediaan produk berkualitas untuk petani," jelas Yody Suganda, Direktur DGWG Group.
(nng)
Lihat Juga :