Transformasi Jasindo Pacu Kinerja, Raih Pertumbuhan Premi 21,65% di 2024
Kamis, 17 Juli 2025 - 14:16 WIB
loading...
Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) menganugerahkan penghargaan General Insurance Nation Market Leaders 2025 kepada Jasindo. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2024 dengan pendapatan premi mencapai Rp4,02 triliun tumbuh 21,65% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih perusahaan juga melonjak 52,91% menjadi Rp157,33 miliar, didukung penguatan Rasio Kecukupan Modal (RBC) di level 150,40%.
Pencapaian ini merupakan buah dari transformasi menyeluruh yang dijalankan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir, mencakup penguatan tata kelola berbasis Governance, Risk, and Compliance (GRC), peningkatan kapabilitas SDM, serta efisiensi operasional.
"Konsistensi dalam transformasi dan penanaman budaya kinerja tinggi menjadi kunci pertumbuhan kami. Karyawan adalah tulang punggung yang mendorong keberlanjutan ini," ujar Direktur SDM dan Umum Jasindo, Dewi Utari, dalam pernyataannya, Kamis (16/7).
Baca Juga: Naik 37%, Jasindo Catatkan Pendapatan Premi Rp2,43 Triliun
Di sektor penugasan pemerintah, Jasindo melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) telah melindungi 464.957 petani dengan luas lahan 278.832 hektare pada 2024. Sejak 2019, total perlindungan mencapai 4,5 juta petani, memperkuat peran perusahaan sebagai mitra pengelola risiko nasional.
Utari menekankan, strategi bisnis yang terintegrasi dengan pengelolaan SDM berbasis kompetensi turut mendorong posisi Jasindo sebagai pemain utama di industri. "Kami berkomitmen mempertahankan kepemimpinan pasar melalui inovasi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan," tambahnya.
Baca Juga: Penyakit Jantung dan Kanker Paling Banyak Ditanggung BPJS Kesehatan, Totalnya Tembus Rp25,73 Triliun
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja tersebut, Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) menganugerahkan penghargaan General Insurance Nation Market Leaders 2025 kepada Jasindo. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi perusahaan dalam mendorong perkembangan industri asuransi umum di Tanah Air.
Jasindo bertekad memperluas portofolio bisnis yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat perannya sebagai pilar perlindungan bagi masyarakat, korporasi, dan program strategis pemerintah.
Pencapaian ini merupakan buah dari transformasi menyeluruh yang dijalankan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir, mencakup penguatan tata kelola berbasis Governance, Risk, and Compliance (GRC), peningkatan kapabilitas SDM, serta efisiensi operasional.
"Konsistensi dalam transformasi dan penanaman budaya kinerja tinggi menjadi kunci pertumbuhan kami. Karyawan adalah tulang punggung yang mendorong keberlanjutan ini," ujar Direktur SDM dan Umum Jasindo, Dewi Utari, dalam pernyataannya, Kamis (16/7).
Baca Juga: Naik 37%, Jasindo Catatkan Pendapatan Premi Rp2,43 Triliun
Di sektor penugasan pemerintah, Jasindo melalui program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) telah melindungi 464.957 petani dengan luas lahan 278.832 hektare pada 2024. Sejak 2019, total perlindungan mencapai 4,5 juta petani, memperkuat peran perusahaan sebagai mitra pengelola risiko nasional.
Utari menekankan, strategi bisnis yang terintegrasi dengan pengelolaan SDM berbasis kompetensi turut mendorong posisi Jasindo sebagai pemain utama di industri. "Kami berkomitmen mempertahankan kepemimpinan pasar melalui inovasi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan," tambahnya.
Baca Juga: Penyakit Jantung dan Kanker Paling Banyak Ditanggung BPJS Kesehatan, Totalnya Tembus Rp25,73 Triliun
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja tersebut, Lembaga Riset Media Asuransi (LRMA) menganugerahkan penghargaan General Insurance Nation Market Leaders 2025 kepada Jasindo. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kontribusi perusahaan dalam mendorong perkembangan industri asuransi umum di Tanah Air.
Jasindo bertekad memperluas portofolio bisnis yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat perannya sebagai pilar perlindungan bagi masyarakat, korporasi, dan program strategis pemerintah.
(nng)
Lihat Juga :