Prabowo Sebut Pengusaha Serakah, Rugikan Negara Rp100 Triliun

Senin, 21 Juli 2025 - 16:12 WIB
loading...
Prabowo Sebut Pengusaha...
Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7). FOTO/Youtube/SindoNews
A A A
KLATEN - Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung praktik pengusaha serakah yang dinilainya merugikan negara dalam jumlah besar. Dalam sambutannya saat peluncuran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7), Prabowo memperkenalkan istilah "serakahnomics" untuk menggambarkan perilaku tersebut.

"Ini bukan soal liberal, neoliberal, atau sosialis. Ini saya beri nama serakahnomics, ekonomi yang didorong oleh keserakahan. Mereka tidak perlu diperlakukan dengan baik," ujar Prabowo di hadapan masyarakat dan pejabat daerah.

Baca Juga: Prabowo Peringatkan Maling Mazhab Serakahnomics: Tunggu Tanggal Mainnya!

Menurut dia, praktik curang yang dilakukan sejumlah pelaku usaha bukan hanya mencederai keadilan sosial, tetapi juga merugikan negara dalam skala besar. Ia mencontohkan kasus pengoplosan beras yang baru-baru ini mencuat ke publik.

Prabowo menyebut, kerugian negara akibat praktik tersebut bisa mencapai Rp100 triliun. Ia menyesalkan bahwa masih ada pihak yang mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat kecil.

"Masa tega petani kerja setengah mati, rakyat kita masih banyak yang susah, lalu ada yang mengeruk untung dari situ? Itu namanya mengisap darah rakyat. Menurut saya, mereka adalah vampir ekonomi, parasit penghisap darah," tegasnya.

Ia menyatakan, apabila dana sebesar itu dikelola dengan benar, Indonesia bisa melakukan transformasi besar di sektor pendidikan. Salah satu contohnya adalah perbaikan infrastruktur sekolah secara merata di seluruh tanah air.

"Kalau saya punya Rp100 triliun tiap tahun, kita bisa perbaiki 100 ribu sekolah. Saat ini kita punya 330 ribu sekolah. Dalam tiga setengah tahun, seluruh sekolah di Indonesia bisa diperbaiki," ujarnya.

Prabowo menilai bahwa pelanggaran ekonomi semacam itu bukan sekadar tindakan kriminal biasa, tetapi juga bentuk sabotase terhadap upaya pemerintah membangun bangsa. "Ini seperti menikam rakyat dari belakang. Ini harus dihentikan. Negara harus hadir untuk menertibkan," tambahnya.

Baca Juga: Prabowo Resmi Luncurkan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya membangun ekonomi kerakyatan melalui koperasi desa sebagai solusi memperkuat daya saing ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.

Koperasi, menurut dia, merupakan instrumen strategis yang memungkinkan rakyat kecil ikut terlibat aktif dalam proses pembangunan dan pemerataan kesejahteraan. Peluncuran Kopdes Merah Putih di Klaten menjadi bagian dari inisiatif pemerintah memperluas basis ekonomi rakyat dan mengurangi ketergantungan pada elite ekonomi yang kerap disorot karena perilaku serakah.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Rekomendasi
3 Kendaraan Kecelakaan...
3 Kendaraan Kecelakaan di Tol Becakayu, 8 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved