Sukseskan Kopdes Merah Putih, PosIND Pastikan Kesiapan Jaringan dan Armada Logistik
Selasa, 22 Juli 2025 - 09:59 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto menyalami para karyawan Pos Indonesia usai meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Senin (21/7/2025). Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
KLATEN - Koperasi Desa Merah Putih telah resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). Kehadiran koperasi ini didukung sejumlah BUMN. Salah satunya, PT Pos Indonesia (Persero). Melalui jejaring dan infrastuktur yang matang, Pos Indonesia atau PosIND siap berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Koperasi Desa Merah Putih.
Plt Direktur Utama Pos Indonesia Endy Abdurrahman mengatakan, Pos Indonesia ini sangat terlibat aktif dalam ekosistem Koperasi Merah Putih. Pos Indonesia adalah media logistik yang mengantar, mengangkut barang-barang kegiatan logistik Koperasi Desa Merah Putih. ”Yang pasti melalui ekosistem Koperasi Desa Merah Putih ini, semua kebutuhan masyarakat itu terjalin di dalam sebuah kerja sama antara semua BUMN,” kata Endy di lokasi peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Klaten.
Melalui Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah dapat membangun fasilitas pendukung berupa gudang, apotek, dan gerai di tingkat desa. Tujuannya agar masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari obat generik, pupuk, hingga sembako. Dalam hal penyediaan layanan kesehatan ini Pos Indonesia bekerja sama dengan BUMN Kimia Farma, akan mendistribusikan obat. Baca juga: Prabowo Resmi Luncurkan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih
“Target dari koperasi ini keberadaannya adalah menyediakan fasilitas kesehatan untuk masyarakat di desa-desa. Pos Indonesia bekerjasama dengan Kimia Farma akan mengantarkan obat-obat dengan menggunakan moda kendaraan yang memang sudah khusus disiapkan dengan suhu tertentu agar kualitas obat tetap terjaga,” ujarnya.
Adapun dukungan layanan logistik untuk Koperasi Desa Merah Putih ini Pos Indonesia memiliki jaringan lebih dari 4.000 Kantorpos dan 28.000 Agen Pos yang tersebar hingga pelosok nusantara. Dengan jejaring yang luas tersebut distribusi diyakiniakan lancar tanpa banyak kendala, sehingga tujuan menyejahterakan dan memakmurkan rakyat melalui koperasi dapat tercapai.
“Ya, tentunya kami berkomitmen sepenuhnya mendukung program Koperasi Merah Putih ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi dari desa untuk desa, untuk masyarakat desa, dan untuk Indonesia yang makin makmur,” jelasnya.
Pos Indonesia berharap dengan memaksimalkan jejaring dan layanan yang dimilikinya akan dapat memenuhi harapanPresiden. “Dalam jangka pendek ini kita akan memenuhi semua arahanBapak Presiden sehingga Pos Indonesia hadir di semua desa melalui Koperasi Desa Merah Putih,” tuturnya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Nasional Koperasi Desa Merah Putih Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebutkan peluncuran kelembagaan koperasi ini merupakan bagian dari gerakan besar membangun ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak pada rakyat kecil. Baca juga: Gandeng PosIND, Gerakan Pangan Murah Beras SPHP Resmi Diluncurkan
“Hari ini kita melahirkan wajah baru koperasi Indonesia: Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi yang tidak hanya menjadi wadah produksi dan distribusi, tetapi juga untuk memotong rantai pasok, memberantas tengkulak dan rentenir, pemberdayaan petani, nelayan, serta pelaku ekonomi desa dengan prinsip gotong royong dan kekeluargaan, ekonomi kerakyatan yang berkali-kali disampaikan oleh Bapak Presiden,” katanya.
Sebelumnya, dalam sambutannya pada acara peluncuran Koperasi Desa Merah Putih, Presiden Prabowo menegaskan koperasi merupakan alat perjuangan rakyat kecil untuk menjadi kuat secara ekonomi. Kepala Negara juga menegaskan peluncuran 80.081 koperasi ini bukan langkah kecil, melainkan gerakan nasional strategis untuk memotong dominasi ekonomi oleh pihak-pihak besar yang selama ini menghambat kemajuan rakyat.
Plt Direktur Utama Pos Indonesia Endy Abdurrahman mengatakan, Pos Indonesia ini sangat terlibat aktif dalam ekosistem Koperasi Merah Putih. Pos Indonesia adalah media logistik yang mengantar, mengangkut barang-barang kegiatan logistik Koperasi Desa Merah Putih. ”Yang pasti melalui ekosistem Koperasi Desa Merah Putih ini, semua kebutuhan masyarakat itu terjalin di dalam sebuah kerja sama antara semua BUMN,” kata Endy di lokasi peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Klaten.
Melalui Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah dapat membangun fasilitas pendukung berupa gudang, apotek, dan gerai di tingkat desa. Tujuannya agar masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari obat generik, pupuk, hingga sembako. Dalam hal penyediaan layanan kesehatan ini Pos Indonesia bekerja sama dengan BUMN Kimia Farma, akan mendistribusikan obat. Baca juga: Prabowo Resmi Luncurkan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih
“Target dari koperasi ini keberadaannya adalah menyediakan fasilitas kesehatan untuk masyarakat di desa-desa. Pos Indonesia bekerjasama dengan Kimia Farma akan mengantarkan obat-obat dengan menggunakan moda kendaraan yang memang sudah khusus disiapkan dengan suhu tertentu agar kualitas obat tetap terjaga,” ujarnya.
Adapun dukungan layanan logistik untuk Koperasi Desa Merah Putih ini Pos Indonesia memiliki jaringan lebih dari 4.000 Kantorpos dan 28.000 Agen Pos yang tersebar hingga pelosok nusantara. Dengan jejaring yang luas tersebut distribusi diyakiniakan lancar tanpa banyak kendala, sehingga tujuan menyejahterakan dan memakmurkan rakyat melalui koperasi dapat tercapai.
“Ya, tentunya kami berkomitmen sepenuhnya mendukung program Koperasi Merah Putih ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jadi dari desa untuk desa, untuk masyarakat desa, dan untuk Indonesia yang makin makmur,” jelasnya.
Pos Indonesia berharap dengan memaksimalkan jejaring dan layanan yang dimilikinya akan dapat memenuhi harapanPresiden. “Dalam jangka pendek ini kita akan memenuhi semua arahanBapak Presiden sehingga Pos Indonesia hadir di semua desa melalui Koperasi Desa Merah Putih,” tuturnya.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Nasional Koperasi Desa Merah Putih Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebutkan peluncuran kelembagaan koperasi ini merupakan bagian dari gerakan besar membangun ekosistem ekonomi desa yang modern dan berpihak pada rakyat kecil. Baca juga: Gandeng PosIND, Gerakan Pangan Murah Beras SPHP Resmi Diluncurkan
“Hari ini kita melahirkan wajah baru koperasi Indonesia: Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi yang tidak hanya menjadi wadah produksi dan distribusi, tetapi juga untuk memotong rantai pasok, memberantas tengkulak dan rentenir, pemberdayaan petani, nelayan, serta pelaku ekonomi desa dengan prinsip gotong royong dan kekeluargaan, ekonomi kerakyatan yang berkali-kali disampaikan oleh Bapak Presiden,” katanya.
Sebelumnya, dalam sambutannya pada acara peluncuran Koperasi Desa Merah Putih, Presiden Prabowo menegaskan koperasi merupakan alat perjuangan rakyat kecil untuk menjadi kuat secara ekonomi. Kepala Negara juga menegaskan peluncuran 80.081 koperasi ini bukan langkah kecil, melainkan gerakan nasional strategis untuk memotong dominasi ekonomi oleh pihak-pihak besar yang selama ini menghambat kemajuan rakyat.
(poe)
Lihat Juga :