OKX Catatkan Total Aset Pengguna Capai Rp463 Triliun

Selasa, 22 Juli 2025 - 21:20 WIB
loading...
OKX Catatkan Total Aset...
Bursa kripto global OKX melaporkan total aset pengguna yang tercatat dalam sistemnya pada Juni 2025. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Bursa kripto global OKX melaporkan total aset pengguna yang tercatat dalam sistemnya pada Juni 2025 mencapai USD28,4 miliar atau setara Rp463 triliun. Jumlah ini berasal dari aset utama seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Tether (USDT), dan USD Coin (USDC).

Capaian tersebut menempatkan OKX sebagai exchange dengan cadangan aset pengguna (Proof of Reserves/PoR) terbesar kedua di dunia. Laporan PoR edisi ke-32 itu dirilis perusahaan sebagai komitmen menjaga transparansi dan keamanan dana pelanggan.

Baca Juga: Trump Sahkan UU Stablecoin, Angin Segar bagi Industri Kripto

Proof of Reserves merupakan mekanisme verifikasi berbasis teknologi kriptografi yang memastikan aset pengguna tersimpan 1:1 dan dapat ditarik kapan pun. Model ini kian banyak diadopsi oleh pelaku industri sebagai standar baru dalam membangun kepercayaan pengguna terhadap exchange kripto.

OKX menyatakan laporan PoR kini makin efisien dengan ukuran file yang telah diperkecil dari 2,55GB menjadi hanya 598KB. Langkah ini memungkinkan pengguna memverifikasi kepemilikan aset mereka dengan lebih mudah, cepat, dan ringan.

Selain itu, laporan PoR OKX telah diaudit oleh firma keamanan siber independen Hacken. Verifikasi eksternal ini memperkuat keandalan data yang disampaikan, dan turut mendapat penilaian tertinggi dari analis blockchain terkemuka, Nic Carter.

Tak hanya mengandalkan PoR, OKX juga menerapkan sistem keamanan berlapis, mulai dari penggunaan cold dan hot wallet, otorisasi transaksi multi-tanda tangan (multi-signature), hingga teknologi kecerdasan buatan untuk mendeteksi ancaman secara proaktif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
Upbit Indonesia: Peluang...
Upbit Indonesia: Peluang Karier di Industri Kripto Tak Terbatas untuk Developer
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Doa-doa Bakda Ashar...
Doa-doa Bakda Ashar di Hari Jumat, Jangan Lupa Amalkan!
Berita Terkini
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved