Peringati Hari Anak Nasional, BRI Peduli Tanamkan Nilai Karakter Siswa lewat Agroedukasi di Garut
Rabu, 23 Juli 2025 - 15:41 WIB
loading...
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli mendukung pendidikan karakter anak bangsa dengan mengadakan kegiatan agroedukasi di Garut. FOTO/BRI
A
A
A
GARUT - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) melalui program BRI Peduli mendukung pendidikan karakter anak bangsa dengan mengadakan kegiatan agroedukasi bertajuk "Anak Negeri Dalam Aksi Lestarikan Nusantara" dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Kota Kulon, Garut, Jawa Barat untuk mengikuti pembelajaran langsung di Klaster Usaha Ganitri (Garut Benih Tani Lestari) di Taman Teknologi Pertanian, Garut. Program ini bertujuan menanamkan nilai moral, karakter, tanggung jawab, dan integritas sejak usia dini melalui pengalaman belajar di luar kelas.
Baca Juga: Diluncurkan Presiden Prabowo, BRI Optimistis Koperasi Desa Merah Putih Jadi Tonggak Ekonomi Kerakyatan
Klaster Usaha Ganitri merupakan lembaga ekonomi petani hortikultura dataran tinggi yang terdiri dari empat gabungan kelompok tani (Gapoktan) yakni Gapoktan Cikandang Agro, Margamulya Tani, Gapesa Jaya, dan Sahabat Tani, dengan sekitar 350 petani dan wilayah operasional seluas ±100 hektare. Komoditas unggulan klaster ini adalah kentang yang dikelola mulai dari perbenihan hingga pascapanen.
Selama kegiatan agroedukasi, anak-anak menerima edukasi budidaya kentang dan pertanian terpadu (smart integrated farming), diversifikasi produk turunan kentang, serta mengikuti permainan tradisional yang bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab.
"Melalui edukasi ini, para siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mendapat pengalaman langsung bagaimana hasil pertanian dihasilkan dan diolah menjadi produk bergizi," ujar Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi dalam pernyataannya, Rabu (23/7).
![Peringati Hari Anak Nasional, BRI Peduli Tanamkan Nilai Karakter Siswa lewat Agroedukasi di Garut]()
Menurut dia komitmen BRI mencerdaskan bangsa tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui pendekatan pembentukan karakter. Sementara, Ketua Klaster Ganitri, Teten Rustandi mengatakan bahwa momentum Hari Anak Nasional tepat untuk mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak. Mereka pun diajak menyaksikan proses penanaman sampai panen kentang sehingga memperoleh wawasan dan pengalaman unik sejak dini.
"Ini juga memberi kesempatan bagi kami sebagai kelompok tani untuk berbagi ilmu dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sektor pertanian, sesuai visi pemerintah menyongsong generasi emas 2045," lanjut Teten.
Kepala SDN 7 Kota Kulon Garut, Sri Asdianwati, menambahkan kegiatan agroedukasi sangat penting bagi anak-anak sebab usia dini adalah fase pembentukan karakter, kebiasaan, dan rasa ingin tahu yang kuat. Ia menyambut positif kesempatan ini yang memperkaya proses belajar anak selain di kelas.
"Pengalaman memanen dan merawat tanaman memberikan pembelajaran nyata tentang ketekunan dan usaha serta membangun karakter yang kuat pada siswa," ujarnya.
Baca Juga: Ekspansi Sambal Pecel Pelita Lumpang Bukti BRI Dorong UMKM Naik kelas
Selain program agroedukasi, BRI Peduli juga menyalurkan bantuan untuk perbaikan sarana dan prasarana sekolah seperti renovasi ruang guru, penambahan ruang kelas, serta bantuan peralatan tulis. Bantuan ini diharapkan menambah kenyamanan dan mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Kepedulian BRI terhadap pemberdayaan masyarakat dan pendidikan anak menjadi salah satu fokus utama sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk mewujudkan generasi masa depan yang cerdas dan berkarakter kuat.
Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Kota Kulon, Garut, Jawa Barat untuk mengikuti pembelajaran langsung di Klaster Usaha Ganitri (Garut Benih Tani Lestari) di Taman Teknologi Pertanian, Garut. Program ini bertujuan menanamkan nilai moral, karakter, tanggung jawab, dan integritas sejak usia dini melalui pengalaman belajar di luar kelas.
Baca Juga: Diluncurkan Presiden Prabowo, BRI Optimistis Koperasi Desa Merah Putih Jadi Tonggak Ekonomi Kerakyatan
Klaster Usaha Ganitri merupakan lembaga ekonomi petani hortikultura dataran tinggi yang terdiri dari empat gabungan kelompok tani (Gapoktan) yakni Gapoktan Cikandang Agro, Margamulya Tani, Gapesa Jaya, dan Sahabat Tani, dengan sekitar 350 petani dan wilayah operasional seluas ±100 hektare. Komoditas unggulan klaster ini adalah kentang yang dikelola mulai dari perbenihan hingga pascapanen.
Selama kegiatan agroedukasi, anak-anak menerima edukasi budidaya kentang dan pertanian terpadu (smart integrated farming), diversifikasi produk turunan kentang, serta mengikuti permainan tradisional yang bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan rasa tanggung jawab.
"Melalui edukasi ini, para siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga mendapat pengalaman langsung bagaimana hasil pertanian dihasilkan dan diolah menjadi produk bergizi," ujar Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi dalam pernyataannya, Rabu (23/7).

Menurut dia komitmen BRI mencerdaskan bangsa tidak hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui pendekatan pembentukan karakter. Sementara, Ketua Klaster Ganitri, Teten Rustandi mengatakan bahwa momentum Hari Anak Nasional tepat untuk mengenalkan dunia pertanian kepada anak-anak. Mereka pun diajak menyaksikan proses penanaman sampai panen kentang sehingga memperoleh wawasan dan pengalaman unik sejak dini.
"Ini juga memberi kesempatan bagi kami sebagai kelompok tani untuk berbagi ilmu dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sektor pertanian, sesuai visi pemerintah menyongsong generasi emas 2045," lanjut Teten.
Kepala SDN 7 Kota Kulon Garut, Sri Asdianwati, menambahkan kegiatan agroedukasi sangat penting bagi anak-anak sebab usia dini adalah fase pembentukan karakter, kebiasaan, dan rasa ingin tahu yang kuat. Ia menyambut positif kesempatan ini yang memperkaya proses belajar anak selain di kelas.
"Pengalaman memanen dan merawat tanaman memberikan pembelajaran nyata tentang ketekunan dan usaha serta membangun karakter yang kuat pada siswa," ujarnya.
Baca Juga: Ekspansi Sambal Pecel Pelita Lumpang Bukti BRI Dorong UMKM Naik kelas
Selain program agroedukasi, BRI Peduli juga menyalurkan bantuan untuk perbaikan sarana dan prasarana sekolah seperti renovasi ruang guru, penambahan ruang kelas, serta bantuan peralatan tulis. Bantuan ini diharapkan menambah kenyamanan dan mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Kepedulian BRI terhadap pemberdayaan masyarakat dan pendidikan anak menjadi salah satu fokus utama sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk mewujudkan generasi masa depan yang cerdas dan berkarakter kuat.
(nng)
Lihat Juga :