Luncurkan Batara Spekta, BTN Bidik Peningkatan Porsi Dana Murah
Kamis, 10 September 2020 - 09:35 WIB
loading...
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Pahala Nugraha Mansury (kiri) bersama Direktur Distribution & Retail Funding Bank BTN Jasmin (kanan) berbincang saat acara Media Briefing Batara Spekta di Jakarta, kemarin. Foto/Koran SINDO/Eko Pu
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus membidik peningkatan dana murah. Salah satunya dengan meluncurkan program loyalitas nasabah bertajuk Batara Spekta.
Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, saat ini pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan perolehan tabungan guna mengerek naik porsi dana murah perseroan. Dengan peningkatan dana murah tersebut, diharapkan dapat mendukung bisnis Bank BTN di bidang pembiayaan perumahan bagi masyarakat Indonesia sekaligus untuk mendukung program pemerintah dalam sejuta rumah. (Baca: Mengenalkan Ketauhidan Sejak Dini Pada Anak)
“Rencana launching program Batara Spekta tersebut sekaligus untuk mengembalikan hakikat kami sebagai bank tabungan dan meningkatkan dana murah untuk mendukung bisnis pembiayaan perumahan. Kami berencana akan membidik sekitar 250.000 sampai 300.000 nasabah baru dari program ini,” ungkap Pahala dalam Media Briefing Batara Spekta di Jakarta kemarin.
Menurut Pahala, melalui Batara Spekta, perseroan berupaya memberikan apresiasi bagi para nasabah tabungannya, baik nasabah existing maupun nasabah baru. Apresiasi yang diberikan beragam mulai gawai terkini hingga rumah.
Bank BTN juga telah menyiapkan beragam fitur dan promo menarik dari program Batara Spekta tersebut. “Berbagai promo menarik tersebut menjadi apresiasi bagi para nasabah setia Bank BTN. Rencananya Grand Launching Batara Spekta akan dilakukan pada 18 September 2020,” tutur Pahala. (Baca juga: Pandemi, UI Tetap Berlakukan PJJ Pada Tahun Ajaran Baru)
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Distribution & Retail Funding Bank BTN Jasmin menjelaskan lewat program Batara Spekta, diharapkan banyak nasabah yang melakukan transaksi perbankannya melalui tabungan Batara, khususnya mobile banking. Selain itu, program Batara Spekta juga diyakini bakal meningkatkan jumlah saldo nasabah.
“Karena kami mengincar perolehan dana murah. Maka target kami dana murah bisa naik porsinya menjadi di atas 50% dibandingkan saat ini yang baru sekitar 42%,” jelasnya.
Direktur Utama BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, saat ini pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan perolehan tabungan guna mengerek naik porsi dana murah perseroan. Dengan peningkatan dana murah tersebut, diharapkan dapat mendukung bisnis Bank BTN di bidang pembiayaan perumahan bagi masyarakat Indonesia sekaligus untuk mendukung program pemerintah dalam sejuta rumah. (Baca: Mengenalkan Ketauhidan Sejak Dini Pada Anak)
“Rencana launching program Batara Spekta tersebut sekaligus untuk mengembalikan hakikat kami sebagai bank tabungan dan meningkatkan dana murah untuk mendukung bisnis pembiayaan perumahan. Kami berencana akan membidik sekitar 250.000 sampai 300.000 nasabah baru dari program ini,” ungkap Pahala dalam Media Briefing Batara Spekta di Jakarta kemarin.
Menurut Pahala, melalui Batara Spekta, perseroan berupaya memberikan apresiasi bagi para nasabah tabungannya, baik nasabah existing maupun nasabah baru. Apresiasi yang diberikan beragam mulai gawai terkini hingga rumah.
Bank BTN juga telah menyiapkan beragam fitur dan promo menarik dari program Batara Spekta tersebut. “Berbagai promo menarik tersebut menjadi apresiasi bagi para nasabah setia Bank BTN. Rencananya Grand Launching Batara Spekta akan dilakukan pada 18 September 2020,” tutur Pahala. (Baca juga: Pandemi, UI Tetap Berlakukan PJJ Pada Tahun Ajaran Baru)
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Distribution & Retail Funding Bank BTN Jasmin menjelaskan lewat program Batara Spekta, diharapkan banyak nasabah yang melakukan transaksi perbankannya melalui tabungan Batara, khususnya mobile banking. Selain itu, program Batara Spekta juga diyakini bakal meningkatkan jumlah saldo nasabah.
“Karena kami mengincar perolehan dana murah. Maka target kami dana murah bisa naik porsinya menjadi di atas 50% dibandingkan saat ini yang baru sekitar 42%,” jelasnya.
Lihat Juga :