Zurich Smart Care Hadir Menjawab Insekuritas Masyarakat di Tengah Pandemi

Kamis, 10 September 2020 - 11:33 WIB
loading...
Zurich Smart Care Hadir...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dari survei yang telah diadakan selama masa pandemi Covid-19 , sebanyak 51-52% orang meningkat kepeduliannya akan urusan kesehatan. Chief Distribution Officer PT Zurich Topas Life Budi Darmawan juga mengungkapkan, dari survei juga ada data tambahan bahwa sebanyak 47% responden melakukan rem keuangan, dan 51-52% responden juga merasa takut kehilangan penghasilan.

Untuk itu, program Zurich Smart Care ini diluncurkan di tengah pandemi Covid-19 untuk menjawab perasaan insecure yang ada di masyarakat. Budi sendiri menyatakan bahwa program ini sebenarnya sudah direncanakan sebelum ada pandemi Covid-19. ( Baca juga:Ketika IHSG Terjungkal dan Rupiah Terpental, Harga Emas Justru Perkasa )

"Kenapa kita launching program ini? Karena kebutuhan orang untuk mengantisipasi kejadian yang akan terjadi meningkat. Contohnya masalah pertama takut dengan masalah kesehatan. Kalau sampai mereka sakit, apa yang harus mereka lakukan? Ya ngerem pengeluarannya," ungkap Budi dalam konferensi pers virtual Zurich Smart Care di Jakarta, Kamis (10/9/2020).

Dia menyampaikan, rem pengeluaran ini sebenarnya adalah tindakan yang baik jika dialihkan menjadi tabungan. Namun, pertanyaannya adalah bagaimana tabungan tersebut bisa digunakan untuk menjawab permasalahan yang ada.

"Masalah selanjutnya adalah mereka takut kehilangan penghasilan, dihubungkan dengan saat mereka keluar dari pekerjaannya. Pastinya mereka berpikir soal proteksi kesehatan keluarganya," terang Budi.

Zurich Smart Care ini, lanjut Budi, adalah sebuah program yang bentuknya seperti rekening yang mengandung unsur untuk proteksi dan juga memberikan kesempatan menabung atau persiapan untuk hari tua. ( Baca juga:Mendagri Tolak 720 Usulan Mutasi ASN Jelang Pilkada )

"Semua orang pasti punya financial objectives di saat mereka pensiun. Seiring berjalannya waktu, ada risiko di tengah jalan yang kita akan hadapi, terutama sakit kritis. Termasuk di antaranya adalah Covid-19, dan juga ada pekerjaan yang ditinggalkan. Ini memperkuat alasan untuk mengambil program Zurich Smart Care ini," tuturnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BKI Kunjungi Otoritas...
BKI Kunjungi Otoritas Maritim China, Perluas Layanan Global
Hasil Penelitian: 81%...
Hasil Penelitian: 81% 0rang Tua Keluarga Prasejahtera Dukung Keberlanjutan MBG
Survei BI Ungkap Kegiatan...
Survei BI Ungkap Kegiatan Dunia Usaha di Kuartal IV 2025, Begini Kondisinya
Konsumsi Kelas Menengah...
Konsumsi Kelas Menengah Bergeser, Gaya Hidup Dipangkas
Aplikasi Bank Digital...
Aplikasi Bank Digital Kian Diminati
Survei Sun Life Ungkap...
Survei Sun Life Ungkap Hanya 50% Warga RI Punya Dana Darurat
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Rekomendasi
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Berita Terkini
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved