Hasil Penelitian: 81% 0rang Tua Keluarga Prasejahtera Dukung Keberlanjutan MBG
Jum'at, 27 Februari 2026 - 14:02 WIB
loading...
Program MBG yang telah berjalan setahun membantu memicu kebiasaan positif bagi anak-anak Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan setahun ternyata membantu memicu kebiasaan positif bagi anak-anak Indonesia. Hasil kajian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED), baru-baru ini menemukan adanya perubahan pada rutinitas makan anak-anak penerima MBG. Sekitar 80% orang tua yang disurvei peneliti RISED menyatakan bahwa, setelah hadirnya MBG, anak-anak mereka menjadi lebih rutin dalam mengonsumsi makanan bergizi.
Hasil survei RISED ini menjadi menarik karena membuka fakta baru dari lapangan yang belum sepenuhnya terungkap. Seringkali MBG mendapat kritikan dan narasi negatif dari pengguna sosial media yang belum tentu mewakili suara mayoritas publik yang sebenarnya. Akhir-akhir ini, MBG sering dituding kurang berkualitas dari sisi nutrisi. Fakta yang berbeda terkuak setelah diteliti secara ilmiah.
Direktur RISED M. Fajar Rachmadi, menjelaskan bagaimana mereka mendapatkan gambaran mendalam dari hasil survei yang mereka laksanakan baru-baru ini.
“Salah satu temuan dari pertanyaan mendalam kami kepada para orang tua siswa penerima MBG adalah, mereka tahu bahwa orang tualah yang bertanggung jawab memenuhi gizi dan kebutuhan anak mereka. Kehadiran MBG ini justru memberikan rasa tenang kepada keluarga ketika anak-anak mereka di sekolah dan survei kami menunjukkan, 55% orang tua setuju bahwa kebiasaan anaknya berubah menjadi tidak pilih-pilih makanan, setelah adanya program MBG," kata dia seperti dikutip, Jumat (27/2/2026).
Hasil survei RISED ini menjadi menarik karena membuka fakta baru dari lapangan yang belum sepenuhnya terungkap. Seringkali MBG mendapat kritikan dan narasi negatif dari pengguna sosial media yang belum tentu mewakili suara mayoritas publik yang sebenarnya. Akhir-akhir ini, MBG sering dituding kurang berkualitas dari sisi nutrisi. Fakta yang berbeda terkuak setelah diteliti secara ilmiah.
Direktur RISED M. Fajar Rachmadi, menjelaskan bagaimana mereka mendapatkan gambaran mendalam dari hasil survei yang mereka laksanakan baru-baru ini.
“Salah satu temuan dari pertanyaan mendalam kami kepada para orang tua siswa penerima MBG adalah, mereka tahu bahwa orang tualah yang bertanggung jawab memenuhi gizi dan kebutuhan anak mereka. Kehadiran MBG ini justru memberikan rasa tenang kepada keluarga ketika anak-anak mereka di sekolah dan survei kami menunjukkan, 55% orang tua setuju bahwa kebiasaan anaknya berubah menjadi tidak pilih-pilih makanan, setelah adanya program MBG," kata dia seperti dikutip, Jumat (27/2/2026).
Lihat Juga :