Rumah BUMN BRI Antar Mahasiswa Rintis Bisnis Camilan Anti-Stunting
Rabu, 30 Juli 2025 - 14:50 WIB
loading...
Kumora Cookies mulai dikenal sebagai salah satu UMKM unggulan binaan Rumah BUMN BRI. FOTO/BRI
A
A
A
JAKARTA - Berawal dari proyek wirausaha mahasiswa, Destia Ardha Dewati berhasil mengembangkan produk camilan sehat bernama Kumora Cookies yang kini mulai dikenal sebagai salah satu UMKM unggulan binaan Rumah BUMN BRI.
Usaha ini dirintis pada 27 April 2024 melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Bersama timnya, Destia menciptakan produk berbahan dasar ikan tuna dan daun kelor—dua komoditas yang kaya gizi dan mudah dijangkau di Indonesia. Produk ini tak hanya ditujukan sebagai camilan, tetapi juga untuk membantu mengurangi angka stunting.
"Nama Kumora merupakan akronim dari Kukis Ikan Tuna dan Moringa. Moringa adalah nama ilmiah daun kelor, yang kami padukan dengan daging tuna agar menjadi camilan bernutrisi," kata Destia dalam keterangannya, Rabu (30/7).
Baca Juga: Berawal dari Proyek Mahasiswa, Kumora Cookies Kini Sukses Berkat Rumah BUMN BRI
Keseriusan Destia dan tim dalam mengembangkan Kumora Cookies berbuah hasil. Pada 31 Juli 2024, usaha ini resmi bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta Pusat. Melalui pembinaan yang diberikan, Kumora Cookies kini telah mengantongi izin resmi seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, dan sertifikasi halal dari MUI.
Berbasis di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, produk Kumora kini hadir dalam berbagai varian. Selain kukis bercita rasa manis, Destia juga tengah mengembangkan Kumora Crackers, camilan asin berbahan dasar ikan tuna dan daun katuk yang ditujukan untuk ibu menyusui.
"Kami membedakan produk sesuai kebutuhan. Kumora Cookies fokus pada anak-anak dan ibu hamil, sedangkan Kumora Crackers untuk ibu pasca melahirkan," ujarnya.
Saat ini, Kumora Cookies telah dipasarkan di Jabodetabek serta sejumlah kota seperti Yogyakarta, Tegal, Ciamis, dan Purwokerto. Produk ini juga tersedia secara daring melalui TikTok Shop dan Shopee. Meski masih kuliah, Destia dan rekan-rekannya mampu mencetak omzet hingga Rp2 juta per bulan.
Baca Juga: BRI Bekali UMKM Pelatihan Ekspor dan Desain Produk Berstandar Global
Manfaat yang dirasakan tak hanya bersifat ekonomi. Destia mengaku banyak belajar tentang manajemen usaha, terutama soal waktu dan efisiensi produksi. Sistem pre-order yang mereka terapkan terbukti memudahkan pengelolaan usaha di tengah kesibukan akademik.
"Ilmu yang kami dapatkan dari Rumah BUMN BRI sangat membantu, mulai dari pendampingan legalitas hingga pelatihan pemasaran digital. Kami juga jadi lebih percaya diri membangun jaringan usaha," tuturnya.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyatakan bahwa Rumah BUMN telah memberdayakan ratusan ribu pelaku usaha mikro dan ultra mikro di seluruh Indonesia. Program ini mendorong UMKM untuk go digital hingga menembus pasar global.
"Dari lebih dari 446 ribu UMKM binaan, tercatat 99.897 telah go digital. Sebanyak 73.832 UMKM sudah go online dan 872 bahkan berhasil ekspor," jelasnya.
Adapun sektor yang dibina mencakup industri kreatif seperti kuliner, fesyen, kerajinan tangan, hingga jasa pertanian dan perikanan. Total 126.294 UMKM bergerak di sektor industri kreatif, dan sisanya tersebar di berbagai sektor ekonomi rakyat.
Usaha ini dirintis pada 27 April 2024 melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Bersama timnya, Destia menciptakan produk berbahan dasar ikan tuna dan daun kelor—dua komoditas yang kaya gizi dan mudah dijangkau di Indonesia. Produk ini tak hanya ditujukan sebagai camilan, tetapi juga untuk membantu mengurangi angka stunting.
"Nama Kumora merupakan akronim dari Kukis Ikan Tuna dan Moringa. Moringa adalah nama ilmiah daun kelor, yang kami padukan dengan daging tuna agar menjadi camilan bernutrisi," kata Destia dalam keterangannya, Rabu (30/7).
Baca Juga: Berawal dari Proyek Mahasiswa, Kumora Cookies Kini Sukses Berkat Rumah BUMN BRI
Keseriusan Destia dan tim dalam mengembangkan Kumora Cookies berbuah hasil. Pada 31 Juli 2024, usaha ini resmi bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta Pusat. Melalui pembinaan yang diberikan, Kumora Cookies kini telah mengantongi izin resmi seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, dan sertifikasi halal dari MUI.
Berbasis di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, produk Kumora kini hadir dalam berbagai varian. Selain kukis bercita rasa manis, Destia juga tengah mengembangkan Kumora Crackers, camilan asin berbahan dasar ikan tuna dan daun katuk yang ditujukan untuk ibu menyusui.
"Kami membedakan produk sesuai kebutuhan. Kumora Cookies fokus pada anak-anak dan ibu hamil, sedangkan Kumora Crackers untuk ibu pasca melahirkan," ujarnya.
Saat ini, Kumora Cookies telah dipasarkan di Jabodetabek serta sejumlah kota seperti Yogyakarta, Tegal, Ciamis, dan Purwokerto. Produk ini juga tersedia secara daring melalui TikTok Shop dan Shopee. Meski masih kuliah, Destia dan rekan-rekannya mampu mencetak omzet hingga Rp2 juta per bulan.
Baca Juga: BRI Bekali UMKM Pelatihan Ekspor dan Desain Produk Berstandar Global
Manfaat yang dirasakan tak hanya bersifat ekonomi. Destia mengaku banyak belajar tentang manajemen usaha, terutama soal waktu dan efisiensi produksi. Sistem pre-order yang mereka terapkan terbukti memudahkan pengelolaan usaha di tengah kesibukan akademik.
"Ilmu yang kami dapatkan dari Rumah BUMN BRI sangat membantu, mulai dari pendampingan legalitas hingga pelatihan pemasaran digital. Kami juga jadi lebih percaya diri membangun jaringan usaha," tuturnya.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyatakan bahwa Rumah BUMN telah memberdayakan ratusan ribu pelaku usaha mikro dan ultra mikro di seluruh Indonesia. Program ini mendorong UMKM untuk go digital hingga menembus pasar global.
"Dari lebih dari 446 ribu UMKM binaan, tercatat 99.897 telah go digital. Sebanyak 73.832 UMKM sudah go online dan 872 bahkan berhasil ekspor," jelasnya.
Adapun sektor yang dibina mencakup industri kreatif seperti kuliner, fesyen, kerajinan tangan, hingga jasa pertanian dan perikanan. Total 126.294 UMKM bergerak di sektor industri kreatif, dan sisanya tersebar di berbagai sektor ekonomi rakyat.
(nng)
Lihat Juga :