Konsumen Menyimpan Air Minum Isi Ulang dari Depot Terlalu Lama, Ini Risikonya

Rabu, 30 Juli 2025 - 21:09 WIB
loading...
Konsumen Menyimpan Air...
Sanitarian Ahli Muda dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Wuhgini dalam kegiatan edukasi Air Bermutu 2025 di Kelurahan Kalibata, Jakarta Selatan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Air minum isi ulang dari depot belum tentu aman dikonsumsi bila disimpan terlalu lama. Meski tampak jernih, air jenis ini bersifat mudah rusak dan rentan terkontaminasi jika tidak dikonsumsi dalam waktu cepat.

Peringatan ini disampaikan dalam kegiatan edukasi publik bertajuk Indonesia Sehat Mulai dari Air Bermutu 2025 yang diselenggarakan Yayasan Jiva Svastha Nusantara di Kelurahan Kalibata, Jakarta Selatan. Acara ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat terhadap kualitas air minum dan pentingnya peran konsumen dalam pengawasan.

Sanitarian Ahli Muda dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Wuhgini, menjelaskan bahwa air dari depot tidak memiliki daya tahan simpan seperti air dalam kemasan bermerek. "Kalau disimpan terlalu lama, air depot bisa berjamur atau tercemar bakteri. Konsumen harus beli secukupnya, dan depot tidak boleh punya stok," ujar dia dalam keterangannya, Rabu (30/7).

Baca Juga: Masyarakat Didorong Kritis terhadap Depot Air Minum Isi Ulang

Ia juga menekankan pentingnya pengujian laboratorium secara berkala oleh pemilik depot. Sayangnya, banyak pelaku usaha hanya melakukan uji air sekali saat awal pembukaan usaha, lalu abai terhadap kewajiban uji bulanan dan semesteran sebagaimana diatur dalam Permenkes.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
BPOM Perketat Batas...
BPOM Perketat Batas Migrasi BPA Galon Guna Tekan Risiko Pubertas Dini
Industri Parfum Lokal...
Industri Parfum Lokal Dinilai Makin Berkembang di Tengah Meningkatnya Minat Konsumen
Harga Sama, KKI Soroti...
Harga Sama, KKI Soroti Diskriminasi Kualitas Galon Guna Ulang di Pasaran
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Wajib Halal Oktober...
Wajib Halal Oktober 2026 Dorong Perlindungan Konsumen dan Transparansi Produk
Terimbas Geopolitik...
Terimbas Geopolitik Global, Pemilik Toko Elektronik di PIK Atur Strategi Rangsang Konsumen
Rekomendasi
Kejagung Tunggu Hasil...
Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri soal Penggeledahan Sejumlah Lokasi
Kenapa BAIC Taruh Setengah...
Kenapa BAIC Taruh Setengah Nasib 2026 di Tangan T1?
Solusi Pemberantasan...
Solusi Pemberantasan Korupsi Menurut Islam: Dimulai dari Reformasi Individu dan Sosial
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
Tak Hanya Ketupat, Ini...
Tak Hanya Ketupat, Ini 8 Makanan Khas Lebaran Terbuat dari Beras
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved