Ekonomi AS Pulih Kembali usai Kontraksi, Tumbuh 3% di Kuartal II 2025

Rabu, 30 Juli 2025 - 21:41 WIB
loading...
Ekonomi AS Pulih Kembali...
Pertumbuhan ekonomi AS (Amerika Serikat) cetak rebound pada kuartal kedua tahun 2025, setelah mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam tiga tahun di awal tahun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi AS (Amerika Serikat) cetak rebound pada kuartal kedua tahun 2025, setelah mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam tiga tahun di awal tahun. Produk domestik bruto tumbuh dengan laju tahunan sebesar 3% pada kuartal II, menurut perkiraan awal dari Bureau of Economic Analysis (BEA).

Sementara itu ekonom sebelumnya memperkirakan ekonomi Amerika bakal naik 2,6%. Hal ini setelah terjadinya lonjakan impor dalam jumlah besar, menjelang pemangkasan tarif Presiden Trump yang menyebabkan PDB menyusut sebesar 0,5% pada kuartal pertama.

Baca Juga: Membaca Kematian Dolar dan Tumpukan Utang AS Rp591.735 Triliun, Seberapa Gawat?

BEA mencatat bahwa pemulihan ekonomi pada kuartal kedua mencerminkan adanya penurunan impor, yang merupakan pengurangan dalam perhitungan PDB. Data PDB mencakup bulan April hingga Juni, yang berarti mencerminkan aktivitas selama tiga bulan pertama di mana sebagian besar tarif Trump diberlakukan. Namun hal itu tidak mencerminkan pembaruan tarif terbaru dari bulan Juli.

Para investor telah mengamati dengan cermat bagaimana sikap tarif AS yang paling agresif dalam seabad akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Pada bulan April, tarif awal yang digadang-gadang sebagai "Hari Pembebasan" Trump membuat pasar terguncang ketika ketakutan akan resesi meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved