Kekuatan Ekonomi Global Berubah Arah, BRICS Bakal Ungguli G7 Tiga Kali Lipat di 2028

Kamis, 31 Juli 2025 - 07:49 WIB
loading...
Kekuatan Ekonomi Global...
Proyeksi pertumbuhan ekonomi global menunjukkan negara-negara anggota BRICS diperkirakan akan melampaui G7. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Proyeksi pertumbuhan ekonomi global menunjukkan negara-negara anggota BRICS diperkirakan akan melampaui G7 dalam hal volume Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2028. Pertumbuhan ini disebut-sebut akan berlangsung dua hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan kelompok G7 dalam kurun waktu 2025 hingga 2028.

Volume PDB, yang mengukur nilai total barang dan jasa yang diproduksi suatu negara dengan disesuaikan terhadap inflasi, dianggap memberikan gambaran lebih akurat terhadap kekuatan dan pertumbuhan ekonomi dibandingkan angka nominal semata.

Berdasarkan proyeksi terkini, pertumbuhan volume PDB negara-negara BRICS berada di kisaran 4,2% hingga 5,1% per tahun. Sebaliknya, negara-negara G7 hanya diperkirakan tumbuh antara 1,3% hingga 1,8% per tahun selama periode yang sama.

"Negara-negara G7 pernah dua kali lebih besar dari BRICS pada 1990-an. Sekarang situasinya terbalik. BRICS telah melampaui G7 dalam volume PDB," ujar Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Rusia, Maxim Oreshkin, seperti dikutip dari Watcher Guru, Kamis (31/7).

Baca Juga: 10 Negara Calon Resmi Anggota BRICS, Tiga dari Asia Tenggara Tetangga Indonesia

Ia juga menyebut G7 tidak lagi bisa dikatakan hebat dalam konteks ekonomi global saat ini. Proyeksi pertumbuhan volume PDB tahunan negara-negara G7 selama 2025–2028, di antaranya Amerika Serikat hanya 1,7%–2,0%, Jepang 1,0%–1,2%, Jerman 1,1%–1,4%, Britania Raya 1,2%–1,5%, Prancis 1,3%–1,6%, Italia 0,8%–1,2%, dan Kanada 1,4%–1,7%.

Sementara, 10 negara anggota BRICS yang diperluas menunjukkan pertumbuhan yang jauh lebih tinggi. India diproyeksikan tumbuh paling pesat, antara 6,2%-6,8%. Disusul Ethiopia 5,5%–6,0%, China 4,5%–5,0%, dan Indonesia 5,1%–5,2%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Pertama Kali di China,...
Pertama Kali di China, Xi Jinping Jabat Tiga Periode
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved