IHSG Diproyeksi Bergerak Fluktuatif, Investor Diminta Waspada

Senin, 04 Agustus 2025 - 08:46 WIB
loading...
IHSG Diproyeksi Bergerak...
Meskipun IHSG telah menembus level psikologis 7.000, yang menandakan optimisme pasar, investor tetap diimbau untuk waspada. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak fluktuatif pada pekan ini (4-8 Agustus 2025). Meskipun IHSG telah menembus level psikologis 7.000, yang menandakan optimisme pasar, investor tetap diimbau untuk waspada.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) David Kurniawan menilai beberapa sektor besar, seperti perbankan, menunjukkan perlambatan pertumbuhan laba, bahkan ada beberapa bank besar yang mengalami penurunan.

"Hal ini menunjukkan adanya slow economic growth, meski masih akan banyak perusahaan yang melaporkan laporan keuangannya," kata David dalam risetnya, Senin (4/8/2025).

Baca Juga: Rapor Bursa Sepekan: IHSG Turun Tipis, Volume Transaksi Naik 18,80 Persen

David menegaskan, kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat kondisi IHSG yang cenderung overbought setelah mengalami kenaikan 8 persen di bulan Juli. Pada pekan lalu, IHSG ditutup di level 7.537, melemah kurang lebih 0,08 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Pelemahan ini juga ditandai dengan aksi jual (outflow) investor asing yang mencapai Rp16,4 triliun di pasar reguler.

Meski demikian, IHSG tetap menunjukkan ketangguhannya di tengah ketidakpastian global. Indeks ini sempat menguji level resistansi penting, namun berhasil bertahan di atas level MA20. Ini menandakan optimisme para investor masih kuat.

Pelemahan IHSG pekan lalu dipengaruhi oleh sentimen dari global dan domestik. Dari sisi global, ada tekanan pada harga komoditas seperti minyak mentah, nikel, dan batu bara. Nikel jatuh akibat oversupply dan permintaan dari China yang rendah, sementara minyak mentah sempat turun setelah data cadangan dan produksi AS naik.

Sentimen global lainnya datang dari ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed. Meskipun The Fed memutuskan untuk menahan suku bunga, data inflasi AS terbaru menunjukkan tren moderat, mendorong ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mulai memangkas suku bunga di kuartal IV-2025.

Baca Juga: 10 Saham Paling Cuan Pekan Ini, No Wahid Melejit 95%

Dari domestik, ada sentimen positif dari sektor palm oil. Ekspor kelapa sawit Indonesia ke India diproyeksikan kembali melewati 5 juta ton pada 2025, seiring dengan turunnya tarif impor India menjadi 10 persen dari sebelumnya 20 persen. Hal ini memperbesar peluang pasar baru bagi emiten sawit nasional.

Dalam risetnya, berikut rekomendasi saham dari IPOT yang dapat dicermati oleh investor:

LSIP: Buy di harga 1.335, dengan target harga 1.450 (8,61 persen) dan stop loss 1.285 (-3,75 persen).
PGEO: Buy di harga 1.685, dengan target harga 1.825 (8,31 persen) dan stop loss 1.610 (-4,45 persen).
EXCL: Buy di harga 2.570, dengan target harga 2.700 (5,06 persen) dan stop loss 2.510 (-2,33 persen).
Reksa Dana Saham: Premier ETF IDX30 (XIIT).

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Rekomendasi
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Pancasakti Run 2026 Sediakan Tiket Menuju World Marathon Majors
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved