Ray Dalio Kirim Peringatan Serius ke Amerika: Utang Membengkak Sentuh Rp603.174 Triliun

Selasa, 05 Agustus 2025 - 05:24 WIB
loading...
A A A
"Kita harus kembali ke tahun 90-an," katanya.

Sebuah cetak biru untuk pemulihan, Dalio berpendapat bahwa masih ada jalan keluar selama negara bertindak dengan kesatuan dan tekad. Dia merujuk pada tahun '90-an sebagai model untuk pemecahan masalah bipartisan, penghematan fiskal, dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang.

"Jika kita mengubah pengeluaran dan pendapatan (pengembalian pajak) sebesar 4% sementara ekonomi masih baik," tulisnya di Twitter, "suku bunga akan turun sebagai akibatnya, dan kita akan berada dalam situasi yang jauh lebih baik."

Dia juga menambahkan, bahwa kita tahu keseimbangan semacam ini bisa terjadi karena itu pernah terjadi sebelumnya, dari tahun 1991 hingga 1998, mengacu pada bagaimana pengendalian pengeluaran dan langkah-langkah pajak yang ditargetkan mengembalikan keseimbangan pada tahun 1990-an.

Dalio menyarankan, bahwa dengan memangkas defisit federal menjadi 3% dari PDB -tingkatan yang terakhir kali dipertahankan selama era Clinton- AS dapat menstabilkan pasar, mengekang pembayaran bunga, dan menghindari krisis.

Alarm Dalio

Dalam penampilan di CNBC pada awal Juli, Dalio memperkirakan kemungkinan lebih dari 50% bahwa 'trauma' finansial akan terjadi akibat utang yang tidak ditangani dengan baik. Peringatan sebelumnya ini jauh dari peringatan serius pertama yang datang dari Dalio tentang keadaan ekonomi AS.

Dalam lima tahun terakhir, Ia telah mengungkapkan kekhawatiran tentang utang yang diciptakan untuk melawan efek finansial pandemi, baik inflasi maupun stagflasi, dan bahkan resesi yang mengancam. Meskipun resesi belum terjadi sejak kejatuhan terkait COVID pada tahun 2020, Dalio memperingatkan bahwa kenaikan harga aset tidak menciptakan kekayaan nyata, karena inflasi menggerogoti daya beli.

Tema yang konsisten dari peringatan Dalio adalah bahwa penyakit yang terjadi mungkin lebih buruk daripada obatnya, Ia mengkritik pembuat kebijakan yang kemungkinan hanya akan bertindak ketika inflasi menjadi kritis dan nilai dolar telah tergerus secara material. Dia telah menyuarakan variasi dari kritiknya mengenai "serangan jantung" dan "plak" sejak 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Bergaji Rp540 Juta per...
Bergaji Rp540 Juta per Tahun, Warga Kelas Pekerja AS Berbondong-bondong Gabung Militer
Popularitas Presiden...
Popularitas Presiden Donald Trump Turun ke Level Terendah, Ini Penyebabnya
Ayah Elon Musk Tuding...
Ayah Elon Musk Tuding Konflik Putranya dan Trump Disebabkan Stres dan PTSD
Rekomendasi
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved