BRI Perkuat Sektor Layanan Kustodian, Aset Kelolaan Tembus Rp1.500 Triliun
Selasa, 05 Agustus 2025 - 16:55 WIB
loading...
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pencapaian gemilang di sektor layanan kustodian. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pencapaian gemilang di sektor layanan kustodian dengan nilai Asset Under Custody (AUC) yang menembus Rp1.500 triliun hingga Juni 2025. Angka tersebut menempatkan BRI sebagai bank kustodian domestik dengan nilai kelolaan aset terbesar di Indonesia, tumbuh lebih dari 10 persen secara tahunan.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi BRI yang telah menggeluti bisnis kustodian sejak 1996. Dengan pengalaman hampir tiga dekade, Kustodian BRI terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung iklim investasi nasional.
Direktur Treasury and International Banking BRI, Farida Thamrin, mengatakan lonjakan nilai AUC tak lepas dari kepercayaan investor serta komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan kustodian yang relevan dan adaptif terhadap perubahan pasar.
"Kami terus menghadirkan solusi yang sesuai dengan dinamika kebutuhan pasar investasi dan berfokus pada kualitas layanan yang andal, tepat waktu, dan transparan," ujar Farida dalam keterangan pers, Selasa (5/8).
Baca Juga: BRI Raih Penghargaan Best Domestic Custodian Bank, Catatkan Nilai Asset Under Custody Terbesar di Indonesia
Layanan kustodian BRI melayani berbagai segmen nasabah, mulai dari manajer investasi, institusi pemerintah, perusahaan swasta, asuransi, dana pensiun, yayasan, hingga investor ritel reksa dana. Dengan sistem yang terus diperbarui dan kepatuhan tinggi terhadap regulasi, BRI memastikan seluruh pencatatan dan transaksi aset dilakukan secara akurat dan aman.
Tak hanya unggul dalam volume AUC, Kustodian BRI juga terus mengembangkan kapabilitas teknisnya. Bank ini menjadi pelopor layanan Efek Beragun Aset (EBA) dan telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015. Selain itu, BRI juga memiliki sertifikasi Kustodian Syariah serta menyediakan fitur Multishare Class untuk reksa dana.
Untuk memperkuat jaringan internasional, Kustodian BRI juga telah menjadi anggota langsung dari Euroclear, jaringan penyimpanan dan penyelesaian efek global. Inisiatif ini memperluas jangkauan layanan bagi investor dalam negeri yang membutuhkan akses ke pasar global.
Layanan kustodian BRI mencakup berbagai produk, mulai dari general safekeeping, discretionary fund, mutual fund, hingga global securities custody dan aset berbasis sekuritisasi (EBA), yang dilengkapi dengan sistem pengelolaan data mutakhir dan infrastruktur operasional berstandar internasional.
Baca Juga: BRI Raih Penghargaan ASEAN Corporate Governance Scorecard, Bukti Komitmen Tata Kelola Unggul
Menurut Farida, keberhasilan ini tak lepas dari peran sumber daya manusia yang kompeten dan teknologi yang terus dikembangkan. "Kami ingin menjadikan Kustodian BRI sebagai mitra strategis yang dapat diandalkan oleh investor institusi maupun ritel," tegasnya.
Prestasi ini turut diakui di kancah internasional. Dalam ajang FinanceAsia Awards & Asia’s Best Companies 2025, BRI memborong 15 penghargaan, termasuk sebagai Best Domestic Custodian Bank, yang memperkuat reputasi BRI sebagai pelaku utama di industri jasa kustodian nasional.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi BRI yang telah menggeluti bisnis kustodian sejak 1996. Dengan pengalaman hampir tiga dekade, Kustodian BRI terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung iklim investasi nasional.
Direktur Treasury and International Banking BRI, Farida Thamrin, mengatakan lonjakan nilai AUC tak lepas dari kepercayaan investor serta komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan kustodian yang relevan dan adaptif terhadap perubahan pasar.
"Kami terus menghadirkan solusi yang sesuai dengan dinamika kebutuhan pasar investasi dan berfokus pada kualitas layanan yang andal, tepat waktu, dan transparan," ujar Farida dalam keterangan pers, Selasa (5/8).
Baca Juga: BRI Raih Penghargaan Best Domestic Custodian Bank, Catatkan Nilai Asset Under Custody Terbesar di Indonesia
Layanan kustodian BRI melayani berbagai segmen nasabah, mulai dari manajer investasi, institusi pemerintah, perusahaan swasta, asuransi, dana pensiun, yayasan, hingga investor ritel reksa dana. Dengan sistem yang terus diperbarui dan kepatuhan tinggi terhadap regulasi, BRI memastikan seluruh pencatatan dan transaksi aset dilakukan secara akurat dan aman.
Tak hanya unggul dalam volume AUC, Kustodian BRI juga terus mengembangkan kapabilitas teknisnya. Bank ini menjadi pelopor layanan Efek Beragun Aset (EBA) dan telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015. Selain itu, BRI juga memiliki sertifikasi Kustodian Syariah serta menyediakan fitur Multishare Class untuk reksa dana.
Untuk memperkuat jaringan internasional, Kustodian BRI juga telah menjadi anggota langsung dari Euroclear, jaringan penyimpanan dan penyelesaian efek global. Inisiatif ini memperluas jangkauan layanan bagi investor dalam negeri yang membutuhkan akses ke pasar global.
Layanan kustodian BRI mencakup berbagai produk, mulai dari general safekeeping, discretionary fund, mutual fund, hingga global securities custody dan aset berbasis sekuritisasi (EBA), yang dilengkapi dengan sistem pengelolaan data mutakhir dan infrastruktur operasional berstandar internasional.
Baca Juga: BRI Raih Penghargaan ASEAN Corporate Governance Scorecard, Bukti Komitmen Tata Kelola Unggul
Menurut Farida, keberhasilan ini tak lepas dari peran sumber daya manusia yang kompeten dan teknologi yang terus dikembangkan. "Kami ingin menjadikan Kustodian BRI sebagai mitra strategis yang dapat diandalkan oleh investor institusi maupun ritel," tegasnya.
Prestasi ini turut diakui di kancah internasional. Dalam ajang FinanceAsia Awards & Asia’s Best Companies 2025, BRI memborong 15 penghargaan, termasuk sebagai Best Domestic Custodian Bank, yang memperkuat reputasi BRI sebagai pelaku utama di industri jasa kustodian nasional.
(nng)
Lihat Juga :