Dana Rp51 Triliun Lenyap ke Judol, Ancaman Serius bagi Ekonomi RI

Selasa, 05 Agustus 2025 - 19:53 WIB
loading...
A A A
Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperkuat hal tersebut. Sebanyak 71% pemain judol di Indonesia berpenghasilan Rp5,1 juta per bulan, didominasi pria usia 30–50 tahun dari wilayah padat penduduk. Dari kelompok ini, 60 persen memiliki kecenderungan bunuh diri, 16 kali lebih rentan berutang, dan risiko kekerasan dalam rumah tangga meningkat 300 persen.

Tak hanya itu, potensi penerimaan negara yang hilang akibat judol pun signifikan. BPS memperkirakan nilai potensi pajak yang hilang mencapai Rp6,4 triliun, diikuti penurunan belanja pendidikan sebesar 30 persen di keluarga pecandu judol.

Direktur Eksekutif Katadata Insight Center (KIC), Fakhridho Susrahardiansyah menyebutkan 70 persen pecandu judol juga mengonsumsi narkoba demi bertahan bermain dalam jangka waktu lama. "Ini ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM), dan bisa menggagalkan visi Indonesia Emas 2045," paparnya.

Melihat situasi ini, Perbanas mendorong pendekatan berbasis agama dan moralitas untuk mencegah keterlibatan masyarakat dalam praktik judol. "Saya mungkin tidak takut penjara, tapi takut pada Tuhan," kata perwakilan Perbanas, Fransiska Oei.

Baca Juga: Transaksi Judol di Awal 2025 Capai Rp47 Triliun, Terbanyak di Jabar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
Rekomendasi
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved