Capaian Lifting Minyak per Juni 2025 Tembus 608 Ribu Barel/Hari Lampaui Target APBN
Senin, 11 Agustus 2025 - 16:39 WIB
loading...
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan, bahwa capaian lifting minyak pada Juni 2025 mencapai 608 ribu barel per hari. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa, capaian lifting minyak pada Juni 2025 mencapai 608 ribu barel per hari. Angka ini melampaui target APBN 2025 yakni sebesar 605 ribu barel per hari.
"Ini untuk minyak, target di APBN tahun 2025 itu 605 ribu barel per day. Sejak tahun 2008 sampai tahun 2024, target lifting kita tidak pernah mencapai target APBN, baru Juni ini," kata Bahlil dalam konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Semester I 2025 di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2025).
Namun demikian, rata-rata produksi minyak sepanjang Januari-Juni 2025 berada di angka 602,4 ribu barel per hari, atau 99,5% dari target APBN 2025 sebesar 605 ribu barel per hari. Baca Juga: Bahlil Ungkap 3 Biang Kerok Lifting Minyak Indonesia Belum Tercapai
"Lifting kita pada Januari 599,6 ribu barel per hari, Juni sudah 608,1 ribu barel. Target APBN itu 605 ribu barel. Banyak orang mengatakan tidak mungkin lifting minyak mencapai target APBN," kata Bahlil.
Sementara itu produksi gas bumi pada semester I 2025 mencapai 1,19 juta standar kaki kubik per hari (MBOEPD) atau 119 persen dari target APBN 2025 sebesar 1,005 juta standar kaki kubik per hari. Khusus pada Juni 2025, capaiannya sebesar 1,14 juta kaki kubik per hari.
Akumulasi produksi minyak dan gas bumi (migas) pada Semester I 2025 mencapai rata-rata 111,9% dari target APBN sebesar 1,69 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD). Baca Juga: Lifting Minyak Semester I-2025 Capai 578 Ribu BPH, Masih di Bawah Target APBN
Bahlil mengaku produksi migas pada Juni 2025 sebesar 1,75 juta barel setara minyak per hari mengalami penurunan dibandingkan Mei 2025 yang sebesar 1,81 juta barel setara minyak per hari. Hal ini disebabkan oleh beberapa operator KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) yang tengah melakukan perawatan mesin.
"Memang gabungan untuk minyak dan gas mengalami penurunan. Karena beberapa operator KKKS tengah melakukan perbaikan. Tapi ini sudah jalan, Agustus mudah-mudahan sudah bagus," pungkasnya.
"Ini untuk minyak, target di APBN tahun 2025 itu 605 ribu barel per day. Sejak tahun 2008 sampai tahun 2024, target lifting kita tidak pernah mencapai target APBN, baru Juni ini," kata Bahlil dalam konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Semester I 2025 di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (11/8/2025).
Namun demikian, rata-rata produksi minyak sepanjang Januari-Juni 2025 berada di angka 602,4 ribu barel per hari, atau 99,5% dari target APBN 2025 sebesar 605 ribu barel per hari. Baca Juga: Bahlil Ungkap 3 Biang Kerok Lifting Minyak Indonesia Belum Tercapai
"Lifting kita pada Januari 599,6 ribu barel per hari, Juni sudah 608,1 ribu barel. Target APBN itu 605 ribu barel. Banyak orang mengatakan tidak mungkin lifting minyak mencapai target APBN," kata Bahlil.
Sementara itu produksi gas bumi pada semester I 2025 mencapai 1,19 juta standar kaki kubik per hari (MBOEPD) atau 119 persen dari target APBN 2025 sebesar 1,005 juta standar kaki kubik per hari. Khusus pada Juni 2025, capaiannya sebesar 1,14 juta kaki kubik per hari.
Akumulasi produksi minyak dan gas bumi (migas) pada Semester I 2025 mencapai rata-rata 111,9% dari target APBN sebesar 1,69 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD). Baca Juga: Lifting Minyak Semester I-2025 Capai 578 Ribu BPH, Masih di Bawah Target APBN
Bahlil mengaku produksi migas pada Juni 2025 sebesar 1,75 juta barel setara minyak per hari mengalami penurunan dibandingkan Mei 2025 yang sebesar 1,81 juta barel setara minyak per hari. Hal ini disebabkan oleh beberapa operator KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) yang tengah melakukan perawatan mesin.
"Memang gabungan untuk minyak dan gas mengalami penurunan. Karena beberapa operator KKKS tengah melakukan perbaikan. Tapi ini sudah jalan, Agustus mudah-mudahan sudah bagus," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :