SIG Bangun Fasilitas Air Bersih untuk 94 Keluarga di Tuban
Senin, 11 Agustus 2025 - 18:45 WIB
loading...
A
A
A
Dasmiyati menambahkan, sebelumnya warga harus mengeluarkan biaya cukup besar untuk membeli air bersih. Setiap bulan, mereka membutuhkan hingga empat tangki air berkapasitas 5.000 liter untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk ternak.
"Kini, dengan adanya sumur bor, serta bantuan tandon air dan jaringan pipa dari SIG, warga hanya perlu membayar iuran bulanan yang jauh lebih murah. Saat ini, sudah 94 kepala keluarga merasakan manfaat langsung dari program ini," jelas Dasmiyati.
Pengadaan sarana dan prasarana air bersih ini dijalankan melalui skema pembiayaan bersama. Pengeboran sumur didanai oleh Dana Desa (DD), sementara sistem pipanisasi hingga ke rumah warga difasilitasi oleh program TJSL dari SIG. Fasilitas air bersih ini kemudian dikelola oleh Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) untuk memastikan operasional dan keberlanjutannya terjaga.
Dampak positif juga dirasakan langsung oleh warga, salah satunya Rasidan (77 tahun), penduduk Dusun Bulu. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas fasilitas air bersih yang kini mengalir langsung ke rumahnya.
"Dulu kami harus beli air, itu mahal. Tapi sekarang air sudah mengalir ke rumah dan biayanya sangat ringan. Terima kasih banyak kepada SIG dan pemerintah desa yang telah memperjuangkan ini untuk kami para warga," tutur Rasidan.
Sementara, Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan SIG senantiasa menjalankan program TJSL secara terukur dan berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa dan masyarakat, menjadi kunci agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjangkau masyarakat dan menciptakan dampak jangka panjang.
"Kini, dengan adanya sumur bor, serta bantuan tandon air dan jaringan pipa dari SIG, warga hanya perlu membayar iuran bulanan yang jauh lebih murah. Saat ini, sudah 94 kepala keluarga merasakan manfaat langsung dari program ini," jelas Dasmiyati.
Pengadaan sarana dan prasarana air bersih ini dijalankan melalui skema pembiayaan bersama. Pengeboran sumur didanai oleh Dana Desa (DD), sementara sistem pipanisasi hingga ke rumah warga difasilitasi oleh program TJSL dari SIG. Fasilitas air bersih ini kemudian dikelola oleh Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) untuk memastikan operasional dan keberlanjutannya terjaga.
Dampak positif juga dirasakan langsung oleh warga, salah satunya Rasidan (77 tahun), penduduk Dusun Bulu. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas fasilitas air bersih yang kini mengalir langsung ke rumahnya.
"Dulu kami harus beli air, itu mahal. Tapi sekarang air sudah mengalir ke rumah dan biayanya sangat ringan. Terima kasih banyak kepada SIG dan pemerintah desa yang telah memperjuangkan ini untuk kami para warga," tutur Rasidan.
Sementara, Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan SIG senantiasa menjalankan program TJSL secara terukur dan berkelanjutan. Pendekatan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah desa dan masyarakat, menjadi kunci agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjangkau masyarakat dan menciptakan dampak jangka panjang.
Lihat Juga :