Pastikan Keandalan Pasokan, Dekom Pertamina Patra Niaga Tinjau Operasional TBBM Ujung Berung
Rabu, 13 Agustus 2025 - 18:42 WIB
loading...
Dewan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga bersama anggota Komite Dewan Komisaris serta jajaran manajemen melakukan kunjungan kerja ke Fuel Terminal (FT) Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Dewan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga bersama anggota Komite Dewan Komisaris serta jajaran manajemen melakukan kunjungan kerja ke Fuel Terminal (FT) Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/8). Kegiatan ini bertujuan memastikan keandalan operasional sekaligus memperkuat tata kelola infrastruktur energi nasional melalui pemantauan langsung di lapangan.
Kunjungan tersebut dihadiri anggota Dewan Komisaris Tina Talisa, Siti Zahra Aghnia, dan Andy Rachmianto, serta anggota Komite Dewan Komisaris Lucky Winara dan Harri Fajri. Dari jajaran manajemen hadir Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) Freddy Anwar, Group Head Operation Moch Toriq, Pjs. Fuel Terminal Ujung Berung Manager Muhammad Fadlan, beserta seluruh tim manajemen PT Pertamina Patra Niaga dan RJBB.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemaparan peran strategis FT Ujung Berung dalam mendukung pasokan energi di Jawa Barat, dilanjutkan diskusi mengenai aspek operasional, digitalisasi layanan, dan penerapan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Dorong Transisi Energi Melalui Pengembangan SAF
Executive General Manager RJBB Freddy Anwar menjelaskan FT Ujung Berung merupakan simpul penting dalam rantai distribusi energi di Jawa Barat. Pihaknya terus melakukan penguatan infrastruktur dan penerapan teknologi digital guna meningkatkan keandalan pasokan.
"Fuel Terminal Ujung Berung memiliki peran krusial dalam menjaga ketersediaan energi di wilayah ini. Kami berkomitmen meningkatkan keandalan sistem distribusi serta memastikan operasional berjalan sesuai standar keselamatan dan efisiensi," ujar Freddy dalam keterangan pers.
Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas kinerja tim di lapangan dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas fungsi untuk tata kelola yang lebih adaptif terhadap tantangan ke depan. Anggota Dewan Komisaris Andy Rachmianto menyebut kunjungan ini menjadi sarana bagi Komisaris memahami langsung kondisi dan kebutuhan di lapangan.
"Hasil pemantauan akan kami bawa ke forum Dewan Komisaris untuk ditindaklanjuti bersama Direksi maupun kementerian dan lembaga terkait. Tujuannya agar kendala distribusi BBM di wilayah Jawa Bagian Barat dapat diatasi demi kelancaran energi nasional," kata Andy.
Senada, anggota Dewan Komisaris Tina Talisa menilai kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai implementasi kebijakan dan semangat tim di terminal dalam menjaga ketahanan energi. “Ini menjadi modal penting bagi transformasi Pertamina menuju perusahaan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Usai sesi diskusi, rombongan melakukan peninjauan langsung ke fasilitas utama terminal, termasuk sistem pengawasan distribusi dan sarana pendukung lainnya. Langkah ini dimaksudkan untuk melihat secara detail proses operasional harian FT Ujung Berung.
Baca Juga: Libur Tahun Baru Islam, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan 7,38 Juta Tabung LPG 3 Kg
Area Manager Communication, Relations & CSR RJBB, Susanto August Satria, menegaskan komitmen perusahaan untuk mengoptimalkan sistem distribusi BBM bagi masyarakat secara efektif dan efisien. "Kami akan terus menjaga ketersediaan energi yang andal demi mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan keberlanjutan dan keamanan pasokan," katanya.
Pertamina Patra Niaga RJBB menegaskan, sinergi antara pengawasan strategis Dewan Komisaris, pelaksanaan operasional prima oleh manajemen, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci untuk menjamin energi nasional tersalurkan dengan aman, efisien, dan berkelanjutan.
Kunjungan tersebut dihadiri anggota Dewan Komisaris Tina Talisa, Siti Zahra Aghnia, dan Andy Rachmianto, serta anggota Komite Dewan Komisaris Lucky Winara dan Harri Fajri. Dari jajaran manajemen hadir Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) Freddy Anwar, Group Head Operation Moch Toriq, Pjs. Fuel Terminal Ujung Berung Manager Muhammad Fadlan, beserta seluruh tim manajemen PT Pertamina Patra Niaga dan RJBB.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pemaparan peran strategis FT Ujung Berung dalam mendukung pasokan energi di Jawa Barat, dilanjutkan diskusi mengenai aspek operasional, digitalisasi layanan, dan penerapan prinsip HSSE (Health, Safety, Security, and Environment).
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Dorong Transisi Energi Melalui Pengembangan SAF
Executive General Manager RJBB Freddy Anwar menjelaskan FT Ujung Berung merupakan simpul penting dalam rantai distribusi energi di Jawa Barat. Pihaknya terus melakukan penguatan infrastruktur dan penerapan teknologi digital guna meningkatkan keandalan pasokan.
"Fuel Terminal Ujung Berung memiliki peran krusial dalam menjaga ketersediaan energi di wilayah ini. Kami berkomitmen meningkatkan keandalan sistem distribusi serta memastikan operasional berjalan sesuai standar keselamatan dan efisiensi," ujar Freddy dalam keterangan pers.
Dewan Komisaris memberikan apresiasi atas kinerja tim di lapangan dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas fungsi untuk tata kelola yang lebih adaptif terhadap tantangan ke depan. Anggota Dewan Komisaris Andy Rachmianto menyebut kunjungan ini menjadi sarana bagi Komisaris memahami langsung kondisi dan kebutuhan di lapangan.
"Hasil pemantauan akan kami bawa ke forum Dewan Komisaris untuk ditindaklanjuti bersama Direksi maupun kementerian dan lembaga terkait. Tujuannya agar kendala distribusi BBM di wilayah Jawa Bagian Barat dapat diatasi demi kelancaran energi nasional," kata Andy.
Senada, anggota Dewan Komisaris Tina Talisa menilai kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai implementasi kebijakan dan semangat tim di terminal dalam menjaga ketahanan energi. “Ini menjadi modal penting bagi transformasi Pertamina menuju perusahaan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Usai sesi diskusi, rombongan melakukan peninjauan langsung ke fasilitas utama terminal, termasuk sistem pengawasan distribusi dan sarana pendukung lainnya. Langkah ini dimaksudkan untuk melihat secara detail proses operasional harian FT Ujung Berung.
Baca Juga: Libur Tahun Baru Islam, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan 7,38 Juta Tabung LPG 3 Kg
Area Manager Communication, Relations & CSR RJBB, Susanto August Satria, menegaskan komitmen perusahaan untuk mengoptimalkan sistem distribusi BBM bagi masyarakat secara efektif dan efisien. "Kami akan terus menjaga ketersediaan energi yang andal demi mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan keberlanjutan dan keamanan pasokan," katanya.
Pertamina Patra Niaga RJBB menegaskan, sinergi antara pengawasan strategis Dewan Komisaris, pelaksanaan operasional prima oleh manajemen, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci untuk menjamin energi nasional tersalurkan dengan aman, efisien, dan berkelanjutan.
(nng)
Lihat Juga :