APDI dan Ikappi Minta Pemerintah Turun Tangan Kendalikan Harga Daging
Kamis, 14 Agustus 2025 - 12:46 WIB
loading...
A
A
A
"Stok daging banyak, tetapi harga di pasar naik karena ada pihak yang menguasai dari hulu hingga hilir," katanya.
Ia menambahkan, masuknya daging olahan impor dengan harga lebih murah membuat persaingan tidak sehat. Untuk itu, pihaknya mendesak pemerintah membuka keran impor daging segar, termasuk daging kerbau dari India, agar harga lebih kompetitif.
Pemerintah sebelumnya telah memberikan penugasan impor kepada PT Berdikari dan PT PPI. Namun, Asnawi menilai, setelah harga kembali stabil, distribusi kembali dikuasai pihak swasta sehingga harga kembali bergerak naik.
Sementara itu, Ketua Ikappi Abdullah Mansuri juga meminta pemerintah mengambil langkah konkret untuk menekan harga daging sapi di pasar. Menurutnya, tren kenaikan harga yang terjadi belakangan ini tergolong tidak lazim.
"Daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih, sehingga kenaikan harga daging berdampak pada penurunan penjualan. Banyak pedagang beralih menjual komoditas lain seperti ayam dan ikan," ujarnya.
Ia menambahkan, masuknya daging olahan impor dengan harga lebih murah membuat persaingan tidak sehat. Untuk itu, pihaknya mendesak pemerintah membuka keran impor daging segar, termasuk daging kerbau dari India, agar harga lebih kompetitif.
Pemerintah sebelumnya telah memberikan penugasan impor kepada PT Berdikari dan PT PPI. Namun, Asnawi menilai, setelah harga kembali stabil, distribusi kembali dikuasai pihak swasta sehingga harga kembali bergerak naik.
Sementara itu, Ketua Ikappi Abdullah Mansuri juga meminta pemerintah mengambil langkah konkret untuk menekan harga daging sapi di pasar. Menurutnya, tren kenaikan harga yang terjadi belakangan ini tergolong tidak lazim.
"Daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih, sehingga kenaikan harga daging berdampak pada penurunan penjualan. Banyak pedagang beralih menjual komoditas lain seperti ayam dan ikan," ujarnya.
Lihat Juga :