PHE OSES Dorong Pemberdayaan Perempuan lewat Usaha Katering
Kamis, 14 Agustus 2025 - 15:03 WIB
loading...
PHE OSES mendukung pemberdayaan perempuan di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, melalui usaha katering komunitas bernama Bi Encing. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) mendukung pemberdayaan perempuan di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, melalui usaha katering komunitas bernama “Bi Encing” atau Bisnis Emak-emak Ngurusin Catering. Program ini awalnya dirancang untuk membantu penanganan stunting sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi warga.
Bi Encing berawal dari kegiatan memasak menu Pemberian Makanan Utama (PMU) bagi program Seribu Asa, singkatan dari Selamatkan Stunting dan Gizi Buruk Bersama Pertamina. Program ini mengedepankan intervensi gizi melalui makanan sehat berbasis bahan lokal, kelas untuk ibu hamil, dan kelas montessori untuk anak-anak.
Anggota Bi Encing merupakan gabungan kader PKK Kelurahan Pokja 4, kader Posyandu, dan tim dapur sehat yang memiliki pengalaman dalam kegiatan sosial dan kesehatan. Mereka melihat potensi untuk memperluas dampak program dengan melayani pesanan katering dari instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum.
Aneka menu sehat seperti ikan pindang, ikan goreng, dan sate lilit berbahan baku lokal menjadi andalan layanan katering ini. Selain memberi manfaat gizi, usaha tersebut juga menopang keberlanjutan ekonomi warga Pulau Kelapa.
"Program ini tidak hanya memberi pelatihan dan peralatan, tetapi juga kesempatan bagi ibu-ibu untuk ikut membangun generasi yang sehat dan berdaya," kata Masiah Arestia, salah satu anggota Bi Encing dalam keterangan tertulis, Kamis (14/8).
Baca Juga: Tangkal Abrasi, PHE OSES Tanam 20.000 Mangrove di Lampung Timur
PHE OSES membantu pengadaan sarana dan prasarana seperti piring, panci, kompor, hingga freezer. Seluruh menu yang disajikan telah melalui kurasi gizi oleh ahli dan mendapat persetujuan instansi terkait. "Ini bukan hanya soal bisnis, tapi tentang kepedulian warga terhadap masa depan anak-anak pulau," ujar Head of Communication, Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan.
Sejak diluncurkan pada Desember 2024 hingga Agustus 2025, Bi Encing mencatat kemajuan signifikan dengan membantu perkembangan fisik 23 dari 36 anak stunting di Kelurahan Pulau Kelapa. Permintaan katering yang meningkat juga membuka peluang kerja bagi lebih banyak warga lokal.
Baca Juga: Lampaui Target, PHE OSES Pasok Gas 8 BBTUD ke PLTGU Cilegon
Bi Encing berhasil membukukan omzet sekitar Rp60 juta. Keberhasilan ini diharapkan menjadi model wirausaha komunitas yang adaptif dan berkelanjutan, serta inspirasi bagi wilayah kepulauan lainnya.
Bi Encing berawal dari kegiatan memasak menu Pemberian Makanan Utama (PMU) bagi program Seribu Asa, singkatan dari Selamatkan Stunting dan Gizi Buruk Bersama Pertamina. Program ini mengedepankan intervensi gizi melalui makanan sehat berbasis bahan lokal, kelas untuk ibu hamil, dan kelas montessori untuk anak-anak.
Anggota Bi Encing merupakan gabungan kader PKK Kelurahan Pokja 4, kader Posyandu, dan tim dapur sehat yang memiliki pengalaman dalam kegiatan sosial dan kesehatan. Mereka melihat potensi untuk memperluas dampak program dengan melayani pesanan katering dari instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum.
Aneka menu sehat seperti ikan pindang, ikan goreng, dan sate lilit berbahan baku lokal menjadi andalan layanan katering ini. Selain memberi manfaat gizi, usaha tersebut juga menopang keberlanjutan ekonomi warga Pulau Kelapa.
"Program ini tidak hanya memberi pelatihan dan peralatan, tetapi juga kesempatan bagi ibu-ibu untuk ikut membangun generasi yang sehat dan berdaya," kata Masiah Arestia, salah satu anggota Bi Encing dalam keterangan tertulis, Kamis (14/8).
Baca Juga: Tangkal Abrasi, PHE OSES Tanam 20.000 Mangrove di Lampung Timur
PHE OSES membantu pengadaan sarana dan prasarana seperti piring, panci, kompor, hingga freezer. Seluruh menu yang disajikan telah melalui kurasi gizi oleh ahli dan mendapat persetujuan instansi terkait. "Ini bukan hanya soal bisnis, tapi tentang kepedulian warga terhadap masa depan anak-anak pulau," ujar Head of Communication, Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan.
Sejak diluncurkan pada Desember 2024 hingga Agustus 2025, Bi Encing mencatat kemajuan signifikan dengan membantu perkembangan fisik 23 dari 36 anak stunting di Kelurahan Pulau Kelapa. Permintaan katering yang meningkat juga membuka peluang kerja bagi lebih banyak warga lokal.
Baca Juga: Lampaui Target, PHE OSES Pasok Gas 8 BBTUD ke PLTGU Cilegon
Bi Encing berhasil membukukan omzet sekitar Rp60 juta. Keberhasilan ini diharapkan menjadi model wirausaha komunitas yang adaptif dan berkelanjutan, serta inspirasi bagi wilayah kepulauan lainnya.
(nng)
Lihat Juga :