Long Weekend, ASDP Gelar Operasi Gabungan Pemeriksaan Tiket dan Identitas
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:06 WIB
loading...
A
A
A
Sesuai Permenhub No 26/2015, pengemudi wajib memastikan seluruh nama penumpang sudah diinput secara benar sebelum pemindaian barcode di dermaga. Perusahaan angkutan umum juga wajib menyusun dan menyerahkan manifest kepada pengemudi untuk pengecekan akhir. Setelah barcode tiket dipindai, data akan masuk otomatis ke database operator kapal untuk disusun menjadi manifest final dan diserahkan ke regulator sebagai syarat Surat Persetujuan Berlayar (SPB).
Dengan demikian, tertib manifest bukan hanya urusan operator kapal, tetapi wajib dijalankan secara kolektif oleh regulator, operator, perusahaan angkutan, dan penumpang itu sendiri. Dokumentasi penumpang yang tepat sejak awal akan mempercepat proses boarding, meningkatkan layanan, serta memberikan jaminan asuransi yang valid bila terjadi hal tidak diinginkan.
Melalui operasi gabungan ini, ASDP bersama stakeholder berupaya membangun budaya tertib dan disiplin dalam perjalanan penyeberangan. ASDP memastikan bila ditemukan ketidaksesuaian data antara tiket dan kondisi sebenarnya, kendaraan tersebut akan diputar balik untuk menjaga akurasi manifest dan keselamatan pelayaran. Baca juga: Kapal Bocor di Perairan Pesisir Selatan, 16 Penumpang Termasuk WNA Berhasil Diselamatkan
"Selama kurang lebih hampir 1 bulan gelar operasi, tercatat untuk total kendaraan yang masih belum patuh dalam mengisi data secara benar saat pembelian tiket mencapai sekitar 20%, yang didominasi truk," ujarnya.
ASDP memastikan kegiatan pemeriksaan dan sinkronisasi data tiket ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi digital layanan penyeberangan nasional yang lebih akuntabel, transparan, dan aman bagi seluruh pengguna jasa.
Dengan demikian, tertib manifest bukan hanya urusan operator kapal, tetapi wajib dijalankan secara kolektif oleh regulator, operator, perusahaan angkutan, dan penumpang itu sendiri. Dokumentasi penumpang yang tepat sejak awal akan mempercepat proses boarding, meningkatkan layanan, serta memberikan jaminan asuransi yang valid bila terjadi hal tidak diinginkan.
Melalui operasi gabungan ini, ASDP bersama stakeholder berupaya membangun budaya tertib dan disiplin dalam perjalanan penyeberangan. ASDP memastikan bila ditemukan ketidaksesuaian data antara tiket dan kondisi sebenarnya, kendaraan tersebut akan diputar balik untuk menjaga akurasi manifest dan keselamatan pelayaran. Baca juga: Kapal Bocor di Perairan Pesisir Selatan, 16 Penumpang Termasuk WNA Berhasil Diselamatkan
"Selama kurang lebih hampir 1 bulan gelar operasi, tercatat untuk total kendaraan yang masih belum patuh dalam mengisi data secara benar saat pembelian tiket mencapai sekitar 20%, yang didominasi truk," ujarnya.
ASDP memastikan kegiatan pemeriksaan dan sinkronisasi data tiket ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi digital layanan penyeberangan nasional yang lebih akuntabel, transparan, dan aman bagi seluruh pengguna jasa.
(poe)
Lihat Juga :