Distribusikan Uang Layak Edar hingga ke Pelosok, Pos Indonesia Raih Apresiasi BI
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 22:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Sukseskan Kopdes Merah Putih, PosIND Pastikan Kesiapan Jaringan dan Armada Logistik
Menurut Gina, uang fisik masih pernting keberadaannya, karena tidak seluruh masyarakat menggunakan cashless dalam bertransaksi. “Warga di pedesaan dan di tempat-tempat yang terpelosok gimana donk. Mereka kan banyak yang tidak tahu QRIS untuk bayar-bayar. Jadi masih perlu uang nyata terutama ya itu, orang-orang yang tidak punya (gawai untuk) QRIS,” ujar Gina.
Sementara itu, peserta lomba mural asal Solo, Ilham Nurfathoni juga menyambut positif penyelenggaraan FERBI. Ia menilai acara ini menjadi ajang kreatif untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga martabat Rupiah.
"Karya mural kami mengangkat tema bahaya peredaran uang palsu. Menurut saya, sosialisasi BI tentang ciri uang asli harus terus digencarkan sampai ke pelosok," kata Ilham.
Menurut Gina, uang fisik masih pernting keberadaannya, karena tidak seluruh masyarakat menggunakan cashless dalam bertransaksi. “Warga di pedesaan dan di tempat-tempat yang terpelosok gimana donk. Mereka kan banyak yang tidak tahu QRIS untuk bayar-bayar. Jadi masih perlu uang nyata terutama ya itu, orang-orang yang tidak punya (gawai untuk) QRIS,” ujar Gina.
Sementara itu, peserta lomba mural asal Solo, Ilham Nurfathoni juga menyambut positif penyelenggaraan FERBI. Ia menilai acara ini menjadi ajang kreatif untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga martabat Rupiah.
"Karya mural kami mengangkat tema bahaya peredaran uang palsu. Menurut saya, sosialisasi BI tentang ciri uang asli harus terus digencarkan sampai ke pelosok," kata Ilham.
(akr)
Lihat Juga :