Pengusaha Patungan Bangun 270 Dapur MBG, Habiskan Dana Rp540 Miliar
Rabu, 20 Agustus 2025 - 16:58 WIB
loading...
A
A
A
Kadin memandang, pengentasan gizi buruk merupakan tantangan nasional yang tidak bisa hanya ditangani pemerintah, melainkan perlu kolaborasi dengan dunia usaha. Kehadiran dapur MBG diharapkan memperkuat akses masyarakat terhadap makanan sehat dan bergizi.
Selain pembangunan fisik dapur, Kadin juga mendorong keterlibatan UMKM lokal dalam pengadaan bahan pangan, pengolahan makanan, hingga distribusi. Langkah ini diyakini dapat memperluas manfaat program dan menciptakan lapangan kerja baru.
Pemerintah menyambut positif inisiatif Kadin tersebut. Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah diharapkan mampu mempercepat capaian pembangunan manusia Indonesia, khususnya dalam menekan angka gizi buruk dan stunting.
Anindya menegaskan, komitmen dunia usaha tidak akan berhenti pada pembangunan dapur semata, tetapi juga berlanjut pada penguatan ketahanan pangan berkelanjutan. "Ini bentuk nyata Kadin hadir bersama pemerintah untuk bangsa," katanya.
Selain pembangunan fisik dapur, Kadin juga mendorong keterlibatan UMKM lokal dalam pengadaan bahan pangan, pengolahan makanan, hingga distribusi. Langkah ini diyakini dapat memperluas manfaat program dan menciptakan lapangan kerja baru.
Pemerintah menyambut positif inisiatif Kadin tersebut. Sinergi antara dunia usaha dan pemerintah diharapkan mampu mempercepat capaian pembangunan manusia Indonesia, khususnya dalam menekan angka gizi buruk dan stunting.
Anindya menegaskan, komitmen dunia usaha tidak akan berhenti pada pembangunan dapur semata, tetapi juga berlanjut pada penguatan ketahanan pangan berkelanjutan. "Ini bentuk nyata Kadin hadir bersama pemerintah untuk bangsa," katanya.
(nng)
Lihat Juga :