Pasar Kripto Terguncang, Ketidakpastian Global Picu Aksi Ambil Untung Pemain Besar

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:46 WIB
loading...
Pasar Kripto Terguncang,...
Pasar kripto global kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa pagi (19/8). FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Pasar kripto global kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa pagi (29/8). Sejumlah aset utama seperti Bitcoin, Ethereum, hingga Dogecoin tercatat bergerak di zona merah, mencerminkan sentimen investor yang cenderung hati-hati menjelang ketidakpastian kebijakan moneter Amerika Serikat.

Berdasarkan data Coinmarketcap, harga Bitcoin (BTC) turun 1,12% dalam 24 jam terakhir dan melemah 2,27% sepanjang sepekan, hingga berada di level USD 113.000. Ethereum (ETH) juga melemah di kisaran USD 4.200, Cardano (ADA) anjlok 3,84% ke USD 0,92, Solana (SOL) turun menjadi USD 179, XRP stagnan di USD 3, dan Dogecoin (DOGE) berada di level USD 0,21.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global susut ke USD 3,8 triliun. Indeks Sentimen Pasar Kripto (Crypto Fear and Greed Index) tercatat di level 53 atau berada pada zona netral dengan kecenderungan waspada.

Tekanan harga dipengaruhi faktor eksternal. Investor menahan langkah menjelang pidato Gubernur The Fed Jerome Powell yang diperkirakan memberi sinyal arah kebijakan moneter AS. Di sisi lain, regulator Korea Selatan baru saja memerintahkan bursa lokal menghentikan layanan pinjaman kripto, menambah kecemasan terhadap stabilitas pasar kawasan.

Dari sisi on-chain, pergerakan signifikan terjadi pada whale dan institusi. Data mencatat sekitar 12.000 BTC masuk ke bursa, mengindikasikan aksi ambil untung dari pemegang besar. Namun di sisi lain, akumulasi tetap berlanjut. Perusahaan publik Metaplanet menambah 775 BTC senilai USD 93 juta, sementara MicroStrategy membeli tambahan 430 BTC.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menilai koreksi kali ini merupakan respons normal pasar terhadap ketidakpastian global. "Kripto sering bergerak lebih cepat merespons sinyal kebijakan makroekonomi dibanding instrumen lain. Tekanan harga saat ini mencerminkan sikap investor yang menunggu kejelasan arah kebijakan bank sentral AS," ujar Antony, di Jakarta, Rabu (20/8).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
Upbit Indonesia: Peluang...
Upbit Indonesia: Peluang Karier di Industri Kripto Tak Terbatas untuk Developer
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Rekomendasi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Infografis
Baba Vanga Prediksi...
Baba Vanga Prediksi Konflik Hamas-Israel Akan Picu Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved