Kecelakaan Jadi Penyebab Kematian Terbesar setelah TBC, Tiga Nyawa Melayang Tiap Jam

Kamis, 21 Agustus 2025 - 19:39 WIB
loading...
A A A
Kondisi pada 2024 justru menunjukkan lonjakan yang mengkhawatirkan. Hingga Oktober, tercatat 220.647 kasus kecelakaan dengan 22.970 korban meninggal. Jika tren ini berlanjut hingga akhir tahun, diperkirakan angka kecelakaan tembus 1,15 juta kejadian dengan sekitar 27.000 korban jiwa, atau setara tiga hingga empat orang meninggal setiap jam.

Aan menekankan dampak kecelakaan tidak hanya sebatas kehilangan nyawa. "Kalau yang meninggal seorang bapak, anak-anak akan menjadi yatim. Begitu juga jika ibu yang meninggal, keluarga akan kehilangan sosok sentralnya. Ini bisa memicu kemiskinan baru dan menimbulkan masalah sosial yang lebih luas," ujarnya.

Mayoritas korban kecelakaan berada pada usia produktif, yaitu 15–59 tahun, dengan 75 persen di antaranya adalah laki-laki. “Ini bukan hanya tragedi individu atau keluarga, tetapi juga kerugian ekonomi besar karena hilangnya tenaga produktif,” tutur Aan.

Baca Juga: Kecelakaan Maut Mobil Tabrak Truk di Tol Jombang Akibatkan 3 Orang Tewas

Untuk menekan angka kecelakaan, Kemenhub bersama pemangku kepentingan terus memperkuat program keselamatan jalan. Upaya ini mencakup perbaikan infrastruktur, pengawasan ketat, kampanye edukasi, hingga kolaborasi dengan komunitas dan pemerintah daerah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Kemenhub Minta Swasta...
Kemenhub Minta Swasta Ikut Terapkan WFA demi Urai Arus Balik Lebaran
Kasus DJKA, KPK Telusuri...
Kasus DJKA, KPK Telusuri Dugaan Penerimaan Gratifikasi di Kemenhub
Kasus Korupsi Pengadaan...
Kasus Korupsi Pengadaan Jalur Kereta Api, KPK Panggil 3 ASN Kemenhub
Waspada! Ini 5 Gejala...
Waspada! Ini 5 Gejala TBC, Batuk Lebih dari 2 Minggu Jadi Tanda Utama
Rekomendasi
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Berita Terkini
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Infografis
Gunung Berapi Bawah...
Gunung Berapi Bawah Laut Jadi Ancaman AS setelah Kebakaran Hutan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved