Simbol Perlawanan Dolar AS, Mata Uang BRICS Tampilkan Desain Unik

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 22:01 WIB
loading...
A A A
Sebagai langkah sosialisasi, sebanyak 10.000 lembar uang simbolis didistribusikan pada Juli 2025. Meski belum memiliki nilai tukar resmi, distribusi ini menjadi bukti keseriusan BRICS dalam menggarap mata uang bersama yang digadang-gadang akan mengurangi ketergantungan pada dolar AS.

Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa inisiatif ini bukanlah upaya konfrontatif terhadap mata uang AS. "Kami tidak menolak atau memerangi dolar. Namun, jika kami tidak diberi ruang untuk bekerja dengan dolar, kami perlu mencari alternatif lain. Itulah yang sedang kami lakukan," katanya.

Simbol Perlawanan Dolar AS, Mata Uang BRICS Tampilkan Desain Unik

FOTO/X/SL Khantan

Brasil disebut memimpin koordinasi teknis dan strategi pengembangan mata uang bersama ini, bekerja sama erat dengan negara anggota lainnya. Melalui berbagai inisiatif strategis, peluncuran resmi pada akhir 2026 dinilai semakin realistis.

KTT BRICS yang akan digelar di India pada 2026 juga diperkirakan menjadi forum penting untuk membahas detail implementasi, mulai dari regulasi hingga mekanisme transaksi. Diskusi kebijakan strategis ini diharapkan mempercepat pembentukan ekosistem ekonomi yang mendukung mata uang tunggal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Rekomendasi
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved