Pemilik Emas Pesta Pora, Harga Diramal Tembus di Atas Rp2 Juta per Gram

Minggu, 31 Agustus 2025 - 19:54 WIB
loading...
Pemilik Emas Pesta Pora,...
Pramuniaga menunjukkan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di sebuah gerai emas di Gerai 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (18/4/2024). FOTO/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Harga emas dunia diproyeksikan akan terus menguat dan berpotensi mencapai level USD3.600 per troy ounce pada semester kedua tahun 2025. Proyeksi ini didasarkan pada analisis teknikal, fundamental, serta dinamika penawaran dan permintaan di pasar global.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai kenaikan ini akan turut mengerek harga emas domestik. "Logam mulia di Indonesia bisa mencapai Rp2.150.000 per gram," ujar Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (31/8).

Pada penutupan perdagangan Jumat lalu, harga emas dunia menguat ke level USD3.447,98. Ibrahim memproyeksikan harga emas pekan depan akan bergerak di kisaran support USD3.419 hingga resistance USD3.490 per troy ounce.

Baca Juga: Demo di Mana-mana, Begini Prediksi IHSG Pekan Depan

Menurut Ibrahim, sentimen utama yang mendorong kenaikan harga emas adalah kebijakan bank sentral AS, The Fed. Meningkatnya spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed pada September, didukung oleh data pasar tenaga kerja yang melemah, telah memperkuat ekspektasi pasar.

Katua The Fed, Jerome Powell, dan Gubernur The Fed, Christopher Waller, sama-sama mengisyaratkan kemungkinan penurunan suku bunga. Pasar saat ini memperkirakan probabilitas 82 persen The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada September, dengan total pelonggaran 50 basis poin hingga akhir tahun.

Baca Juga: Demo Ricuh di Indonesia Jadi Sorotan Dunia, Kedutaan Asing Keluarkan Imbauan

Selain itu, ketegangan geopolitik juga turut menjadi pendorong harga emas sebagai aset safe haven seperti harapan perdamaian meredup setelah Presiden AS, Donald Trump, gagal memfasilitasi perundingan, sementara Rusia melancarkan serangan baru di Kyiv, Israel melanjutkan serangan di Jalur Gaza, memicu ketidakpastian global dan perlawanan dari berbagai negara dan AS mengenakan tarif tambahan 25 persen untuk impor dari India sebagai respons atas pembelian minyak mentah Rusia.

Di sisi lain, pengadilan banding AS menyatakan sebagian besar tarif global Trump ilegal, namun kasus ini berpotensi berlanjut ke Mahkamah Agung. Semua sentimen ini, kata Ibrahim, menciptakan ketidakpastian di pasar global, yang pada akhirnya mendorong investor untuk berinvestasi pada aset aman seperti emas.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
Permudah Akses, BM Emas...
Permudah Akses, BM Emas Perkuat Layanan Jual Beli Perhiasan Online di Madura
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp25.000, Sentuh Rp2,805 Juta per Gram
Sinergi Perkuat Bahan...
Sinergi Perkuat Bahan Baku Emas Nasional
Rekomendasi
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam yang Penting Diketahui!
Berita Terkini
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved