Perlindungan Penyakit Kritis Jadi Fokus Inovasi Baru Industri Asuransi Syariah

Senin, 01 September 2025 - 21:34 WIB
loading...
Perlindungan Penyakit...
Industri asuransi syariah terus berinovasi menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan perlindungan finansial. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Industri asuransi syariah terus berinovasi menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan perlindungan finansial, khususnya dari risiko penyakit kritis. Proteksi terhadap kondisi kesehatan serius kini menjadi fokus pengembangan utama para pelaku usaha.

Merespons hal tersebut, PT Asuransi Takaful Keluarga dengan menghadirkan "Takaful Perlindungan Kritis". Direktur Operasional PT Asuransi Takaful Keluarga, Penny Hikmahwati, menyatakan produk ini dihadirkan untuk memberikan solusi atas kekhawatiran masyarakat terhadap dampak finansial dari penyakit kritis.

"Risiko penyakit kritis mampu mengganggu stabilitas keuangan rumah tangga. Produk ini menjadi relevan untuk mendukung masyarakat menghadapi situasi darurat kesehatan," ujar dia dalam keterangan tertulis, Senin (1/9).

Baca Juga: Terapi Elektromagnetik Shimod Sembuhkan Berbagai Macam Penyakit

Produk tersebut memberikan manfaat berupa santunan tunai bagi peserta yang terdiagnosis penyakit kritis yang dijamin. Santunan ini dapat dimanfaatkan secara fleksibel, baik untuk membiayai pengobatan maupun menopang kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga peserta dapat fokus pada pemulihan kesehatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Arsari Tambang Bakal...
Arsari Tambang Bakal Bangun Pusat Riset Timah dan Logam Tanah Jarang di Bangka
Ekspor Tembus USD1 Miliar,...
Ekspor Tembus USD1 Miliar, Industri Tuna RI Incar Pasar Kolagen Global
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved