Apakah Rumah Anggota DPR-Menteri yang Dijarah dan Dirusak Ditanggung Pemerintah?

Selasa, 02 September 2025 - 20:28 WIB
loading...
Apakah Rumah Anggota...
Massa mengeluarkan barang milik Anggota DPR Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (30/8/2025). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo menegaskan anggaran sebesar Rp900 miliar yang disiapkan pemerintah tidak untuk renovasi rumah pribadi anggota DPR maupun menteri yang menjadi korban perusakan dan penjarahan saat aksi demonstrasi pekan lalu.

"Tidak, tidak (renovasi rumah menteri dan anggota dewan). Jangan menjurus ke sana," ujar Dody saat ditemui di Gerbang Tol Pejompongan, Jakarta, Selasa (2/9).

Baca Juga: 7 Gerbang Tol Dalam Kota Rusak Akibat Demo Ricuh, Ditargetkan Mulai Beroperasi Minggu Depan

Ia menjelaskan, anggaran tersebut secara khusus dialokasikan untuk pemulihan dan perbaikan gedung DPRD serta fasilitas publik yang mengalami kerusakan akibat rangkaian aksi demonstrasi di berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Dody, hasil inventarisasi sementara menunjukkan tingkat kerusakan beragam, mulai dari ringan, sedang, hingga berat. “Biayanya total seluruh Indonesia itu kemarin kita hitung sekitar hampir Rp900 miliar. Misalnya Gedung DPRD Makassar, itu kan habis terbakar,” ujarnya.

Kerusuhan pekan lalu tidak hanya mengakibatkan kerusakan pada fasilitas publik, tetapi juga berdampak pada sejumlah properti pribadi, termasuk rumah anggota DPR dan menteri. Di antaranya rumah anggota DPR Ahmad Sahroni di Jakarta Utara, rumah artis Uya Kuya dan legislator Eko Patrio di Jakarta Timur, serta rumah Menteri Keuangan Sri Mulyani di Bintaro, Tangerang Selatan.

Meski demikian, Dody memastikan kerugian yang dialami pihak pribadi tidak termasuk dalam skema pemulihan yang dilakukan pemerintah. "Fokus kami adalah gedung-gedung DPRD, fasilitas umum, dan infrastruktur yang menjadi aset negara," tegasnya.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, kerusakan terparah terjadi di Gedung DPRD Sulawesi Selatan dan Gedung DPRD Kota Makassar yang terbakar. Kerusakan juga terjadi di Kantor Sekretariat DPRD Solo, Gedung Negara Grahadi, serta 11 pos polisi di Surabaya.

Kerusuhan serupa juga melanda Gedung DPRD Kediri yang dijarah dan dibakar massa, serta museum Baghawanta yang ikut mengalami kerusakan. Situasi ini mendorong pemerintah mempercepat pendataan untuk memastikan pemulihan berjalan efektif.

Baca Juga: Kerugian Fasilitas Umum Jakarta Akibat Demo Ricuh Tambah Jadi Rp80 Miliar

Dody menambahkan, pemulihan juga mencakup gedung DPRD di sejumlah wilayah lain seperti Jepara, Banyumas, Banjar, Tasikmalaya, hingga Cirebon. "Pendataan terus dilakukan agar seluruh kerusakan bisa ditangani secara proporsional sesuai tingkat kerusakannya," ucapnya.

Di Sumatera Selatan, kerusakan terjadi pada Gedung DPRD Palembang dan Kantor Ditlantas Polda Sumatera Selatan. Pemerintah berjanji melakukan pemulihan secepat mungkin agar layanan publik dapat kembali berjalan normal.

Kementerian PUPR saat ini berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan skema pendanaan dan proses rehabilitasi berjalan sesuai prosedur dan ketentuan.

"Yang kami kejar adalah pemulihan cepat, terutama di daerah yang fasilitas publiknya benar-benar lumpuh agar pelayanan masyarakat bisa kembali berjalan," tutur Dody.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Mentrans Ungkap Ada...
Mentrans Ungkap Ada 13 Titik Potensi Ladang Minyak Baru di Kawasan Transmigrasi
Beli Rumah Pertama di...
Beli Rumah Pertama di Jakarta, BPHTB Bisa Dikurangi hingga 50%
BPS Ungkap Hampir Separuh...
BPS Ungkap Hampir Separuh Penduduk Jakarta Belum Punya Rumah Sendiri
Purbaya Tak Gelar Open...
Purbaya Tak Gelar Open House saat Lebaran: Saya Ngirit
Pemerintah Berencana...
Pemerintah Berencana Perpanjang Tenor Cicilan Rumah Subsidi hingga 30 Tahun
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved