Sanksi Barat Dicabut, Suriah Ekspor Minyak Lagi setelah Mandeg 14 Tahun

Selasa, 02 September 2025 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Sebelum pecahnya perang saudara pada 2011, minyak adalah tulang punggung perekonomian Suriah, menyumbang hingga 25 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan menghasilkan pendapatan tahunan hampir USD3 miliar. Negara ini mampu mengekspor sekitar 380.000 barel per hari.

Namun, perang mengubah segalanya. Produksi minyak anjlok drastis hingga sekitar 25.000 barel per hari pada 2014, menurut analisis US Energy Information Association (EIA) pada 2015. Penurunan tajam ini disebabkan oleh kerusakan parah pada infrastruktur, seperti jaringan listrik dan kilang gas, setelah ISIS menguasai ladang-ladang minyak utama.

Baca Juga: Ditembak 3 Kali, Diplomat Indonesia Meninggal di Peru

Selain itu, sanksi Barat juga menghentikan sebagian besar ekspor dan melumpuhkan kemampuan Suriah untuk mengimpor produk olahan. Akibatnya, negara itu menjadi sangat bergantung pada pasokan minyak diskon atau gratis dari Iran, mengimpor sekitar 60.000 barel per hari pada tahun-tahun setelah 2011. Kilang domestik di Baniyas dan Homs juga beroperasi jauh di bawah kapasitas.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pertamina NRE Pasang...
Pertamina NRE Pasang PLTS Pertama di Kapal Angkut Minyak
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Rekomendasi
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Iran Ancam Ubah Doktrin...
Iran Ancam Ubah Doktrin Nuklir jika Sanksi Barat Diberlakukan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved