730 Peserta Terbaik Lolos Pertamina UMK Academy 2025 Skala Nasional
Rabu, 03 September 2025 - 16:04 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahap nasional, lanjut Fadjar, para peserta akan mendapatkan pendampingan yang lebih intensif selama empat bulan. Pertamina menyiapkan hibah alat produksi tepat guna bagi UMKM terbaik yang dinilai berhasil membawa usahanya naik kelas lebih cepat.
Tak berhenti di situ, Pertamina juga mendorong UMKM untuk membangun jejaring bisnis yang lebih luas melalui Pertapreneur Aggregator, sebuah program lanjutan dari Pertamina UMK Academy.
"Kehadiran Pertapreneur Aggregator diharapkan bisa mencetak UMKM kolaborator atau business aggregator sehingga membentuk sebuah ekosistem UMK yang tangguh dan mandiri," jelasnya.
Baca Juga: Produk Camilan Peserta UMK Academy Tembus Pasar Hong Kong
Herlinda Sinaga, Founder Sasagu, peserta Pertamina UMK Academy 2025 asal Papua bersyukur bisa lolos ke tingkat nasional. Ia telah merasakan bisnisnya bisa berkembang lebih pesat lewat program itu. Herlinda pun merasa pelatihan yang diperolehnya mendukung usahanya untuk go international. Apalagi, saat ini ada tiga buyer dari Australia, Jepang, dan Jerman yang sedang menjajaki kerja sama.
"Di Pertamina UMK Academy, selain mendapatkan ilmu tentang bisnis, kami juga mendapatkan pendampingan intensif,” katanya.
Lewat program UMK Academy, Herlinda menyadari bahwa bisnis tak hanya mementingkan profit, tapi juga memperhatikan faktor lain seperti lingkungan dan orang lain di sekitarnya. “Bisnis harus mendatangkan manfaat untuk masyarakat dan tidak merusak bumi," tegasnya.
Tak berhenti di situ, Pertamina juga mendorong UMKM untuk membangun jejaring bisnis yang lebih luas melalui Pertapreneur Aggregator, sebuah program lanjutan dari Pertamina UMK Academy.
"Kehadiran Pertapreneur Aggregator diharapkan bisa mencetak UMKM kolaborator atau business aggregator sehingga membentuk sebuah ekosistem UMK yang tangguh dan mandiri," jelasnya.
Baca Juga: Produk Camilan Peserta UMK Academy Tembus Pasar Hong Kong
Herlinda Sinaga, Founder Sasagu, peserta Pertamina UMK Academy 2025 asal Papua bersyukur bisa lolos ke tingkat nasional. Ia telah merasakan bisnisnya bisa berkembang lebih pesat lewat program itu. Herlinda pun merasa pelatihan yang diperolehnya mendukung usahanya untuk go international. Apalagi, saat ini ada tiga buyer dari Australia, Jepang, dan Jerman yang sedang menjajaki kerja sama.
"Di Pertamina UMK Academy, selain mendapatkan ilmu tentang bisnis, kami juga mendapatkan pendampingan intensif,” katanya.
Lewat program UMK Academy, Herlinda menyadari bahwa bisnis tak hanya mementingkan profit, tapi juga memperhatikan faktor lain seperti lingkungan dan orang lain di sekitarnya. “Bisnis harus mendatangkan manfaat untuk masyarakat dan tidak merusak bumi," tegasnya.
Lihat Juga :