PHE OSES Dorong Perikanan Berkelanjutan di Lampung Timur

Rabu, 03 September 2025 - 22:27 WIB
loading...
PHE OSES Dorong Perikanan...
Nelayan KUB Sinar Muara Asem Jaya di lokasi bantuan rumpon pinggir dan jaring kakap, yang diberikan PHE OSES. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES) menggandeng Kelompok Usaha Bersama (KUB) Sinar Muara Asem Jaya mendukung praktik perikanan berkelanjutan di Desa Sri Minosari, Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Bantuan berupa dua unit rumpon pinggir (sero) dan 20 unit jaring kakap diserahkan kepada kelompok nelayan setempat.

Head of Communication, Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan, mengatakan program ini bertujuan mendorong praktik perikanan ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

"Rumpon pinggir membantu mengumpulkan ikan di titik tertentu sehingga penangkapan lebih efisien dan habitat laut tetap terjaga," ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu (3/9).

Baca Juga: PHE OSES Kembangkan Inovasi Perawatan Sumur, Rasio Ketepatan hingga 100%

Selain rumpon, jaring kakap juga diberikan untuk membantu nelayan menangkap ikan bernilai ekonomi tinggi dengan metode yang lebih tertata.

"Bantuan ini bukan sekedar peralatan, tetapi memiliki makna dan nilai tambah agar nelayan dapat memenuhi kebutuhan ekonomi tanpa merusak ekosistem laut," tambah Indra.

Menurut dia inisiatif tersebut menjadi harapan baru di tengah tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan. "Kolaborasi masyarakat, perusahaan, dan pemerintah daerah bisa memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi sektor perikanan dan kehidupan pesisir," kata dia.

Samin, anggota kelompok nelayan, mengaku terbantu dengan keberadaan rumpon.

"Alhamdulillah, ikan kini lebih mudah didapat. Kami tidak perlu melaut terlalu jauh, sehingga risiko berkurang dan bahan bakar kapal bisa dihemat," ujar dia.

Baca Juga: Lampaui Target, PHE OSES Pasok Gas 8 BBTUD ke PLTGU Cilegon

Sugianto, nelayan lainnya mengatakan program ini memberi dampak signifikan pada penghasilan nelayan. Sebelum bantuan, hasil tangkapan harian berkisar 12–15 kilogram per orang, dengan pendapatan sekitar Rp180 ribu.

"Sekarang hasilnya meningkat menjadi 19–24 kilogram per hari. Pendapatan kami naik rata-rata menjadi Rp260 ribu per hari," jelasnya.

Dia menambahkan, selain menggunakan rumpon dan jaring kakap nelayan tetap mengandalkan pancing manual untuk penghasilan tambahan. "Hasil tangkapan kami lebih beragam, dan kesejahteraan nelayan di kelompok ini semakin membaik," kata dia.

Program tersebut diharapkan menjadi contoh kolaborasi yang dapat direplikasi di wilayah pesisir lain. "Dengan dukungan berkelanjutan, kami optimistis nelayan dapat maju tanpa mengorbankan kelestarian laut," tutup Indra.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibangun PTPP, RSUD...
Dibangun PTPP, RSUD Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo
BHC Harbour Fest, Menutup...
BHC Harbour Fest, Menutup Tahun di Beranda Sumatera
PGE Area Ulubelu Dukung...
PGE Area Ulubelu Dukung Pembangunan Jembatan Penghubung Tanggamus–Lampung Barat
HIPMI Lampung Perkuat...
HIPMI Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemprov Gaet Investor Asing
Bank Jatim Teken Shareholder...
Bank Jatim Teken Shareholder Agreement dengan Pemprov Lampung dan Bank Lampung
Pertamina SMEXPO Bandar...
Pertamina SMEXPO Bandar Lampung Cetak Transaksi Rp270 Juta Lebih
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Rekomendasi
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna...
WorldSBK 2026 Seri Emilia-Romagna Tayang Live di VISION+
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved