Xi Jinping Pamer Ambisi Nuklir China, Daya Ledak hingga Jutaan Ton TNT
Kamis, 04 September 2025 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
DF-61 tampil dalam parade diangkut truk peluncur beroda 16 yang membuatnya "road mobile". Konsep ini memberi fleksibilitas bagi komando militer China untuk menyebarkan senjata sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan serangan.
Menurut analis, DF-61 kemungkinan menggunakan bahan bakar padat dengan panjang lebih dari 20 meter, yang menandakan kemampuan membawa muatan besar. Banyak yang menduga rudal ini merupakan penerus DF-41, ICBM yang mampu menjangkau seluruh wilayah Amerika Utara.
Lebih jauh, DF-61 berpotensi dilengkapi sistem Fractional Orbital Bombardment (FOBS), yakni teknologi yang memungkinkan hulu ledak mengorbit Bumi sebelum diarahkan ke sasaran dengan peringatan minim. China dilaporkan pernah menguji sistem ini pada 2021, meski teknologi serupa sempat ditinggalkan AS dan Uni Soviet pada era Perang Dingin karena dianggap terlalu destabilizing.
"DF-61 bisa saja menjadi platform untuk FOBS atau peluncur wahana luncur hipersonik antarbenua," kata Jeffrey Lewis, pakar pertahanan dari Middlebury Institute.
Baca Juga: Xi Jinping: Dunia Harus Memilih antara Damai dan Perang
Menurut analis, DF-61 kemungkinan menggunakan bahan bakar padat dengan panjang lebih dari 20 meter, yang menandakan kemampuan membawa muatan besar. Banyak yang menduga rudal ini merupakan penerus DF-41, ICBM yang mampu menjangkau seluruh wilayah Amerika Utara.
Lebih jauh, DF-61 berpotensi dilengkapi sistem Fractional Orbital Bombardment (FOBS), yakni teknologi yang memungkinkan hulu ledak mengorbit Bumi sebelum diarahkan ke sasaran dengan peringatan minim. China dilaporkan pernah menguji sistem ini pada 2021, meski teknologi serupa sempat ditinggalkan AS dan Uni Soviet pada era Perang Dingin karena dianggap terlalu destabilizing.
"DF-61 bisa saja menjadi platform untuk FOBS atau peluncur wahana luncur hipersonik antarbenua," kata Jeffrey Lewis, pakar pertahanan dari Middlebury Institute.
Baca Juga: Xi Jinping: Dunia Harus Memilih antara Damai dan Perang
Lihat Juga :