Bahlil Buka Opsi SPBU Swasta Beli BBM dari Pertamina, Apakah Kualitasnya Sama?
Jum'at, 05 September 2025 - 08:34 WIB
loading...
A
A
A
"Kemarin saya juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan SKK Migas dan Pertamina. Kita sudah memutuskan bahwa kalau masih ada kekurangan dari swasta, bisa melakukan kolaborasi dengan teman-teman Pertamina agar semuanya bisa teratasi," tambahnya.
Bahlil juga membantah isu kelangkaan BBM jenis Pertamax di SPBU Pertamina. Ia menegaskan hasil rapat dengan manajemen Pertamina menunjukkan stok BBM jenis tersebut aman dan tidak mengalami kelangkaan. "Enggak, saya baru selesai rapat kok sama mereka," jelas Bahlil.
Ditemui terpisah, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan tambahan alokasi impor BBM untuk SPBU swasta sebesar 10 persen sudah berjalan. Namun jika kebutuhan BBM masih belum terpenuhi, maka SPBU swasta diminta untuk melakukan pembelian dari Pertamina. Ia pun menegaskan bahwa untuk kualitas telah diatur sesuai regulasi.
"Spesifikasi BBM sudah diatur oleh Ditjen Migas, syaratnya harus sesuai dengan spesifikasi yang dikeluarkan dan diterbitkan oleh Ditjen Migas. Teknisnya akan dibahas lebih lanjut," ujar Laode saat ditemui di Kompleks DPR RI pada Rabu (3/9).
Baca Juga: Warga RI Ramai-ramai Pindah ke BBM Non Subsidi, 1,4 Juta KL Ludes dalam Sekejap
Bahlil juga membantah isu kelangkaan BBM jenis Pertamax di SPBU Pertamina. Ia menegaskan hasil rapat dengan manajemen Pertamina menunjukkan stok BBM jenis tersebut aman dan tidak mengalami kelangkaan. "Enggak, saya baru selesai rapat kok sama mereka," jelas Bahlil.
Ditemui terpisah, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan tambahan alokasi impor BBM untuk SPBU swasta sebesar 10 persen sudah berjalan. Namun jika kebutuhan BBM masih belum terpenuhi, maka SPBU swasta diminta untuk melakukan pembelian dari Pertamina. Ia pun menegaskan bahwa untuk kualitas telah diatur sesuai regulasi.
"Spesifikasi BBM sudah diatur oleh Ditjen Migas, syaratnya harus sesuai dengan spesifikasi yang dikeluarkan dan diterbitkan oleh Ditjen Migas. Teknisnya akan dibahas lebih lanjut," ujar Laode saat ditemui di Kompleks DPR RI pada Rabu (3/9).
Baca Juga: Warga RI Ramai-ramai Pindah ke BBM Non Subsidi, 1,4 Juta KL Ludes dalam Sekejap
Lihat Juga :