Bahlil Buka Opsi SPBU Swasta Beli BBM dari Pertamina, Apakah Kualitasnya Sama?

Jum'at, 05 September 2025 - 08:34 WIB
loading...
Bahlil Buka Opsi SPBU...
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/7/2025). FOTO/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan pemerintah membuka opsi bagi SPBU swasta untuk melakukan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) dari PT Pertamina (Persero) guna mengatasi potensi kelangkaan pasokan yang terjadi di sejumlah lokasi.

Menurut Bahlil pemerintah telah memberikan tambahan kuota impor BBM sebesar 10 persen untuk pihak swasta pada tahun 2025 di atas baseline 100 persen dari kuota impor pada 2024. Dengan demikian, total kuota impor untuk swasta pada 2025 mencapai 110 persen.

"Saya sudah kemarin menyampaikan bahwa total impor untuk swasta itu 110 persen sudah kita berikan. Baseline adalah 100 persen di 2024 ditambah dengan 10 persen di 2025," ujar Bahlil saat ditemui usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/9).

Baca Juga: SPBU Swasta Lagi-lagi Kehabisan Stok BBM, ESDM Minta Beli ke Pertamina

Untuk mengantisipasi kekurangan pasokan lebih lanjut, Bahlil menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) serta PT Pertamina. Dalam koordinasi tersebut disepakati, apabila masih terdapat kekurangan pasokan dari swasta, maka SPBU swasta dapat melakukan pembelian BBM dari Pertamina.

"Kemarin saya juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan SKK Migas dan Pertamina. Kita sudah memutuskan bahwa kalau masih ada kekurangan dari swasta, bisa melakukan kolaborasi dengan teman-teman Pertamina agar semuanya bisa teratasi," tambahnya.

Bahlil juga membantah isu kelangkaan BBM jenis Pertamax di SPBU Pertamina. Ia menegaskan hasil rapat dengan manajemen Pertamina menunjukkan stok BBM jenis tersebut aman dan tidak mengalami kelangkaan. "Enggak, saya baru selesai rapat kok sama mereka," jelas Bahlil.

Ditemui terpisah, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan tambahan alokasi impor BBM untuk SPBU swasta sebesar 10 persen sudah berjalan. Namun jika kebutuhan BBM masih belum terpenuhi, maka SPBU swasta diminta untuk melakukan pembelian dari Pertamina. Ia pun menegaskan bahwa untuk kualitas telah diatur sesuai regulasi.

"Spesifikasi BBM sudah diatur oleh Ditjen Migas, syaratnya harus sesuai dengan spesifikasi yang dikeluarkan dan diterbitkan oleh Ditjen Migas. Teknisnya akan dibahas lebih lanjut," ujar Laode saat ditemui di Kompleks DPR RI pada Rabu (3/9).

Baca Juga: Warga RI Ramai-ramai Pindah ke BBM Non Subsidi, 1,4 Juta KL Ludes dalam Sekejap

Lebih lanjut, Laode mengatakan kementerian juga telah merencanakan pemanggilan operator SPBU swasta untuk membahas sinkronisasi pengadaan BBM dalam negeri. Ini sebagai upaya mengoptimalkan pemanfaatan stok bahan bakar nasional yang diproduksi oleh BUMN yakni Pertamina.

"Sinkronisasi itu adalah mengoptimalkan apa yang sudah kita miliki di dalam negeri, yaitu hasil dari BUMN, yaitu Pertamina. Tadi selesai rapat, mungkin awal minggu depan kita panggil para operator SPBU swasta," kata Laode.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Berita Terkini
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Infografis
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Resmi Turun Lagi per 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved