Inovasi Muda Perkuat Peran Pemuda Hadapi Tantangan Ekonomi Hijau
Jum'at, 05 September 2025 - 21:04 WIB
loading...
Inovasi Muda Indonesia berkolaborasi dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) melalui program magang yang melibatkan tiga mahasiswa jurusan Sosiologi dan Antropologi. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Inovasi Muda Indonesia berkolaborasi dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) melalui program magang yang melibatkan tiga mahasiswa jurusan Sosiologi dan Antropologi. Program ini ditujukan untuk memperkuat peran generasi muda dalam menjawab tantangan sosial dan lingkungan, sekaligus menyiapkan mereka menghadapi peluang karier hijau (green jobs) yang kian berkembang.
Program magang dirancang dengan pendekatan akademis dan praktik lapangan. Para mahasiswa tidak hanya mendalami teori sosial, tetapi juga terlibat langsung dalam proyek keberlanjutan, seperti pemetaan sosial, observasi perilaku masyarakat, pengelolaan sampah, penguatan ekonomi sirkular, hingga pemberdayaan komunitas lokal.
Sebagai bagian dari kegiatan, Inovasi Muda menggelar Green Job Talks Special Session pada 2 September 2025 dengan tema “From Local Action to Regional Impact: Youth Leading Green Jobs and Diplomacy.”
Baca Juga: Ekonomi Hijau Bisa Serap 2,2 Juta Tenaga Kerja hingga 2060
Diskusi tersebut menekankan peran strategis generasi muda dalam menjawab isu lingkungan, menciptakan lapangan kerja hijau, serta memperkuat diplomasi antarnegara melalui aksi nyata di tingkat lokal. "Green jobs bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan masa depan. Melalui program ini, kami ingin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana teori dapat menjawab isu lingkungan sekaligus membuka peluang kerja berkelanjutan," kata Chairwoman Inovasi Muda, Restu Andini dalam keterangan tertulis, Jumat (5/9).
Selama magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai inisiatif Inovasi Muda, termasuk Green Jobs Academy, pendampingan komunitas, dan riset sosial untuk pengembangan model pemberdayaan. Pendekatan tersebut diharapkan memperluas wawasan mahasiswa mengenai transisi hijau sekaligus prospek karier di sektor berkelanjutan.
"Sepanjang bersama Inovasi Muda, saya sedar inovasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga keberanian mencuba, berfikir secara cerdas, dan berkongsi idea untuk kebaikan bersama. Pengalaman ini mengajar saya melihat cabaran sebagai peluang dan terus menyumbang kepada masyarakat," ujar Yana, mahasiswi UKM, yang menggagas slogan pribadi "Dari Inspirasi ke Transformasi."
Baca Juga: Peduli Isu Lingkungan, BRI Tawarkan KPR Green Financing
Kerja sama Inovasi Muda dan UKM dinilai sebagai langkah awal penguatan diplomasi pemuda Indonesia–Malaysia. Dengan keterlibatan mahasiswa, akademisi, dan praktisi, inisiatif ini diharapkan memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat. Dari aksi lokal, dampaknya diyakini dapat menjalar hingga ke tingkat regional.
Program magang dirancang dengan pendekatan akademis dan praktik lapangan. Para mahasiswa tidak hanya mendalami teori sosial, tetapi juga terlibat langsung dalam proyek keberlanjutan, seperti pemetaan sosial, observasi perilaku masyarakat, pengelolaan sampah, penguatan ekonomi sirkular, hingga pemberdayaan komunitas lokal.
Sebagai bagian dari kegiatan, Inovasi Muda menggelar Green Job Talks Special Session pada 2 September 2025 dengan tema “From Local Action to Regional Impact: Youth Leading Green Jobs and Diplomacy.”
Baca Juga: Ekonomi Hijau Bisa Serap 2,2 Juta Tenaga Kerja hingga 2060
Diskusi tersebut menekankan peran strategis generasi muda dalam menjawab isu lingkungan, menciptakan lapangan kerja hijau, serta memperkuat diplomasi antarnegara melalui aksi nyata di tingkat lokal. "Green jobs bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan masa depan. Melalui program ini, kami ingin memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana teori dapat menjawab isu lingkungan sekaligus membuka peluang kerja berkelanjutan," kata Chairwoman Inovasi Muda, Restu Andini dalam keterangan tertulis, Jumat (5/9).
Selama magang, mahasiswa terlibat dalam berbagai inisiatif Inovasi Muda, termasuk Green Jobs Academy, pendampingan komunitas, dan riset sosial untuk pengembangan model pemberdayaan. Pendekatan tersebut diharapkan memperluas wawasan mahasiswa mengenai transisi hijau sekaligus prospek karier di sektor berkelanjutan.
"Sepanjang bersama Inovasi Muda, saya sedar inovasi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga keberanian mencuba, berfikir secara cerdas, dan berkongsi idea untuk kebaikan bersama. Pengalaman ini mengajar saya melihat cabaran sebagai peluang dan terus menyumbang kepada masyarakat," ujar Yana, mahasiswi UKM, yang menggagas slogan pribadi "Dari Inspirasi ke Transformasi."
Baca Juga: Peduli Isu Lingkungan, BRI Tawarkan KPR Green Financing
Kerja sama Inovasi Muda dan UKM dinilai sebagai langkah awal penguatan diplomasi pemuda Indonesia–Malaysia. Dengan keterlibatan mahasiswa, akademisi, dan praktisi, inisiatif ini diharapkan memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat. Dari aksi lokal, dampaknya diyakini dapat menjalar hingga ke tingkat regional.
(nng)
Lihat Juga :