Ekonomi Hijau Bisa Serap 2,2 Juta Tenaga Kerja hingga 2060
Minggu, 25 Agustus 2024 - 21:24 WIB
loading...
Ekonomi hijau diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja yang lebih besar dalam di masa mendatang. FOTO/iStock Photo
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus mendorong ekonomi berkelanjutan yang ramah lingkungan. Salah satunya pengembangan teknologi hijau, pengelolaan sumber daya alam dan perubahan perilaku konsumen.
Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas/PPN Vivi Yulaswati
Vivi Yulaswati mengatakan investasi hijau bisa menciptakan 7-10 kali lipat lapangan kerja lebih besar dibandingkan investasi konvensional.
"Kami memproyeksikan ada 1,8 hingga 2,2 juta lapangan kerja di 2060 yang dihasilkan dari sektor energi terbarukan, teknologi kendaraan listrik (EV), efisiensi energi, pemanfaatan lahan dan peningkatan pengelolaan limbah.Lapangan kerja yang dihasilkan adalah green jobs," kata Vivi saat menghadiri diskusi pada acara Lestari Summit 2024 di Jakarta, dikutip Minggu (25/8/2024).
Baca Juga: Peduli Isu Lingkungan, BRI Tawarkan KPR Green Financing
Dia mengungkapkan beberapa data pada 2023 ada 0,63 juta RE (renewable energy) jobs, 2030 ada 0,74 juta RE jobs, dan 2050 ada 1,07 juta RE jobs. Sebab itu, momentum tingginya kebutuhan industri akan green jobs itu tidak akan bisa dipenuhi oleh Indonesia jika tidak ada pelatihan yang mumpuni sejak saat ini.
Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas/PPN Vivi Yulaswati
Vivi Yulaswati mengatakan investasi hijau bisa menciptakan 7-10 kali lipat lapangan kerja lebih besar dibandingkan investasi konvensional.
"Kami memproyeksikan ada 1,8 hingga 2,2 juta lapangan kerja di 2060 yang dihasilkan dari sektor energi terbarukan, teknologi kendaraan listrik (EV), efisiensi energi, pemanfaatan lahan dan peningkatan pengelolaan limbah.Lapangan kerja yang dihasilkan adalah green jobs," kata Vivi saat menghadiri diskusi pada acara Lestari Summit 2024 di Jakarta, dikutip Minggu (25/8/2024).
Baca Juga: Peduli Isu Lingkungan, BRI Tawarkan KPR Green Financing
Dia mengungkapkan beberapa data pada 2023 ada 0,63 juta RE (renewable energy) jobs, 2030 ada 0,74 juta RE jobs, dan 2050 ada 1,07 juta RE jobs. Sebab itu, momentum tingginya kebutuhan industri akan green jobs itu tidak akan bisa dipenuhi oleh Indonesia jika tidak ada pelatihan yang mumpuni sejak saat ini.
Lihat Juga :