SIG Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Belajar Mengajar di Situbondo
Kamis, 11 September 2025 - 12:18 WIB
loading...
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan komitmennya dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan komitmennya dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan meningkatkan kualitas infrastruktur belajar mengajar di Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’, Situbondo, Jawa Timur. Bantuan ini diharapkan mampu menghadirkan ruang belajar yang lebih layak, nyaman, dan mendukung kegiatan produktif para santri.
Kepala Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’, Ali Yafi (42), mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan SIG yang menurutnya sangat strategis. Pondok pesantren ini kini memiliki bangunan dua lantai yang difungsikan sebagai aula dan ruang serbaguna, mengatasi keterbatasan ruang belajar yang selama ini dialami.
"Selama ini, seluruh aktivitas belajar mengajar, termasuk mengaji, masih dilaksanakan di masjid karena belum ada ruangan yang mampu mengakomodir seluruh santri. Dukungan dari SIG sangat membantu kami untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan yang lebih efektif," ujar Ali Yafi dalam pernyataan tertulis, Kamis (11/9).
Baca Juga: SIG Masuk 100 Perusahaan Terbesar versi Fortune Indonesia 2025
Ia menambahkan, sejak didirikan pada 2000, Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida' berkembang secara swadaya dan jarang mendapatkan bantuan dari pihak lain, sehingga uluran tangan SIG terasa sangat berarti bagi operasional dan kegiatan santri sehari-hari.
Tidak hanya di Situbondo, melalui program TJSL, SIG juga menyalurkan bantuan fasilitas operasional bagi lembaga pendidikan keagamaan dan komunitas masyarakat di Kabupaten Bondowoso. Bantuan yang diberikan mencakup pembangunan dan renovasi asrama serta pagar beton di Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’, Situbondo, serta 1 unit mobil bak terbuka untuk operasional Jamiyah Muhibbullah Warasulah, juga di Situbondo.
Sementara, di Desa Mangli, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, komunitas Generasi Muda Bersatu menerima bantuan operasional berupa 12 unit sound system, 12 unit mesin genset, 1 unit mesin pemotong rumput, dan 1 unit motor roda tiga. Bantuan ini ditujukan untuk menunjang berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang rutin mereka laksanakan.
Ketua Komunitas Gerakan Muda Bersatu, Anang Rudianto (36), mengaku sangat terbantu. "Selama ini, kami selalu menyewa sound system untuk kegiatan sholawat keliling. Alhamdulillah, sekarang sudah punya sendiri berkat bantuan dari SIG. Genset juga sangat membantu karena tidak semua lokasi memiliki akses listrik yang memadai," tutur Anang.
Baca Juga: SIG Catatkan Pertumbuhan Penjualan Regional 13,8% di Kuartal I-2025
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa program TJSL SIG senantiasa ditujukan untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
"SIG tidak hanya menghadirkan solusi bahan bangunan, tetapi juga membangun masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat peran komunitas dalam kegiatan sosial, keagamaan, maupun ekonomi produktif masyarakat," pungkasnya.
Kepala Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’, Ali Yafi (42), mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan SIG yang menurutnya sangat strategis. Pondok pesantren ini kini memiliki bangunan dua lantai yang difungsikan sebagai aula dan ruang serbaguna, mengatasi keterbatasan ruang belajar yang selama ini dialami.
"Selama ini, seluruh aktivitas belajar mengajar, termasuk mengaji, masih dilaksanakan di masjid karena belum ada ruangan yang mampu mengakomodir seluruh santri. Dukungan dari SIG sangat membantu kami untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan yang lebih efektif," ujar Ali Yafi dalam pernyataan tertulis, Kamis (11/9).
Baca Juga: SIG Masuk 100 Perusahaan Terbesar versi Fortune Indonesia 2025
Ia menambahkan, sejak didirikan pada 2000, Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida' berkembang secara swadaya dan jarang mendapatkan bantuan dari pihak lain, sehingga uluran tangan SIG terasa sangat berarti bagi operasional dan kegiatan santri sehari-hari.
Tidak hanya di Situbondo, melalui program TJSL, SIG juga menyalurkan bantuan fasilitas operasional bagi lembaga pendidikan keagamaan dan komunitas masyarakat di Kabupaten Bondowoso. Bantuan yang diberikan mencakup pembangunan dan renovasi asrama serta pagar beton di Pondok Pesantren Minhaju Al Ihtida’, Situbondo, serta 1 unit mobil bak terbuka untuk operasional Jamiyah Muhibbullah Warasulah, juga di Situbondo.
Sementara, di Desa Mangli, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, komunitas Generasi Muda Bersatu menerima bantuan operasional berupa 12 unit sound system, 12 unit mesin genset, 1 unit mesin pemotong rumput, dan 1 unit motor roda tiga. Bantuan ini ditujukan untuk menunjang berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang rutin mereka laksanakan.
Ketua Komunitas Gerakan Muda Bersatu, Anang Rudianto (36), mengaku sangat terbantu. "Selama ini, kami selalu menyewa sound system untuk kegiatan sholawat keliling. Alhamdulillah, sekarang sudah punya sendiri berkat bantuan dari SIG. Genset juga sangat membantu karena tidak semua lokasi memiliki akses listrik yang memadai," tutur Anang.
Baca Juga: SIG Catatkan Pertumbuhan Penjualan Regional 13,8% di Kuartal I-2025
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa program TJSL SIG senantiasa ditujukan untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
"SIG tidak hanya menghadirkan solusi bahan bangunan, tetapi juga membangun masyarakat di sekitar wilayah operasi. Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat peran komunitas dalam kegiatan sosial, keagamaan, maupun ekonomi produktif masyarakat," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :