Purbaya Effect, IHSG Hari Ini Ditutup Meroket 1,37 Persen
Jum'at, 12 September 2025 - 17:00 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini ditutup menguat 1,37% diwarnai lompatan 431 saham, 258 turun, dan 267 lainnya stagnan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini ditutup menguat 1,37%di 7.854,06 pada Jumat (12/9/2025). Sepanjang perdagangan IHSG mampu konsiten di zona hijau dengan rentang level 7.790,79 - 7.854,81.
Pada penutupan IHSG hari ini, ada sebanyak 431 saham menguat, 258 turun, dan 267 lainnya stagnan. Nilai transaksi menyentuh Rp17,8 triliun, dengan volume 32,2 miliar lembar saham .
Seluruh indeks pendukung bergerak naik, seperti LQ45, JII, IDX30, dan MNC36 menguat signifikan. Seluruh sektor indeks tumbuh, ditopang oleh bahan baku, teknologi, energi, dan keuangan.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berakhir Terjun Bebas 1,78 Persen ke 7.628
Saham pemimpin top gainers dalam konstituen LQ45 adalah PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 8,96% ke Rp462, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 6,95% ke Rp4.000, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik 4,06% ke Rp1.410,
Sementara tiga pemuncak top losers penghuni LQ45 datang dari PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melemah 1,67% ke Rp1.180, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 1,56% ke Rp945, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 1,45 persen ke Rp1.695.
Purbaya memastikan komitmen pemerintah untuk menyalurkan dana Rp200 triliun ke sistem perbankan telah terealisasi pada hari ini. Dana tersebut dikucurkan ke lima bank besar milik negara, yakni Bank Mandiri, BRI, BTN, BNI, dan BSI.
“Ini cuma pengumuman pendek saja. Janji saya kan kemarin akan menambahkan dana Rp200 triliun, ini sudah diputuskan dan siang ini sudah disalurkan. Saya pastikan dana itu masuk ke sistem perbankan hari ini,” ujar Purbaya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/9).
Baca Juga: Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu, IHSG Ambrol 1,66% ke 7.636
Adapun rinciannya Rp55 triliun ditempatkan di Bank Mandiri, Rp55 triliun di BRI, Rp25 triliun di BTN, Rp55 triliun di BNI, dan Rp10 triliun di BSI. “Kenapa BSI ikut? Karena dia satu-satunya bank yang punya akses ke Aceh, supaya dananya juga bisa dimanfaatkan di sana,” jelasnya.
Purbaya menegaskan penempatan dana tersebut bersifat likuid, menyerupai giro, dan tidak memiliki tenor. “Ini bukan time deposit, tapi cukup seperti giro, cukup liquid. Tidak ada aturan khusus untuk banknya, hanya KMK (Keputusan Menteri Keuangan) internal saja,” katanya.
Pada penutupan IHSG hari ini, ada sebanyak 431 saham menguat, 258 turun, dan 267 lainnya stagnan. Nilai transaksi menyentuh Rp17,8 triliun, dengan volume 32,2 miliar lembar saham .
Seluruh indeks pendukung bergerak naik, seperti LQ45, JII, IDX30, dan MNC36 menguat signifikan. Seluruh sektor indeks tumbuh, ditopang oleh bahan baku, teknologi, energi, dan keuangan.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Berakhir Terjun Bebas 1,78 Persen ke 7.628
Saham pemimpin top gainers dalam konstituen LQ45 adalah PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) naik 8,96% ke Rp462, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menguat 6,95% ke Rp4.000, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik 4,06% ke Rp1.410,
Sementara tiga pemuncak top losers penghuni LQ45 datang dari PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melemah 1,67% ke Rp1.180, PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun 1,56% ke Rp945, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 1,45 persen ke Rp1.695.
Purbaya Effect
Analis melihat pasar saham kembali bergerak positif seiring sentimen yang disebut sebagai "Purbaya effect". Penguatan indeks terlihat setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menggelontorkan stimulus Rp200 triliun ke bank-bank Himbara yang mulai berlaku hari ini.Purbaya memastikan komitmen pemerintah untuk menyalurkan dana Rp200 triliun ke sistem perbankan telah terealisasi pada hari ini. Dana tersebut dikucurkan ke lima bank besar milik negara, yakni Bank Mandiri, BRI, BTN, BNI, dan BSI.
“Ini cuma pengumuman pendek saja. Janji saya kan kemarin akan menambahkan dana Rp200 triliun, ini sudah diputuskan dan siang ini sudah disalurkan. Saya pastikan dana itu masuk ke sistem perbankan hari ini,” ujar Purbaya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (12/9).
Baca Juga: Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu, IHSG Ambrol 1,66% ke 7.636
Adapun rinciannya Rp55 triliun ditempatkan di Bank Mandiri, Rp55 triliun di BRI, Rp25 triliun di BTN, Rp55 triliun di BNI, dan Rp10 triliun di BSI. “Kenapa BSI ikut? Karena dia satu-satunya bank yang punya akses ke Aceh, supaya dananya juga bisa dimanfaatkan di sana,” jelasnya.
Purbaya menegaskan penempatan dana tersebut bersifat likuid, menyerupai giro, dan tidak memiliki tenor. “Ini bukan time deposit, tapi cukup seperti giro, cukup liquid. Tidak ada aturan khusus untuk banknya, hanya KMK (Keputusan Menteri Keuangan) internal saja,” katanya.
(akr)
Lihat Juga :